Kompas.com - 21/01/2016, 17:41 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Jika Anda ingin tidur lebih nyenyak sekaligus mengurangi beberapa kilogram berat badan, diet ini bisa menjadi pilihan.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan bahwa apa yang kita makan memiliki dampak besar pada kualitas tidur.

Penelitian menganalisa hubungan tersebut pada 26 orang dewasa, yang terdiri dari 13 pria dan 13 wanita, dengan usia rata-rata 35 tahun. Mereka diminta untuk menghabiskan lima malam di laboratorium tidur.

Tiap malam, rata-rata durasi tidur responden berkisar 7 jam dan 35 menit. Selama empat hari pertama percobaan, mereka makan menu yang terkontrol. Pada hari kelima, mereka bebas memilih makanan mereka sendiri.

Hasilnya, peserta tertidur hampir dua kali lebih cepat setelah mengonsumsi makanan dikontrol, yang dirancang oleh ahli gizi. Makanan tersebut memiliki jumlah lemak jenuh yang rendah, tinggi serat, dan tinggi akan protein.

Sedang di malam terakhir, saat peserta bebas memilih makanan berlemak, tidur mereka tidak senyenyak malam sebelumnya, bahkan ada beberapa peserta yang kesulitan tidur.

"Itu yang paling mengejutkan bahwa satu hari mengasup lemak yang lebih besar dan serat rendah dapat memengaruhi parameter tidur," kata penulis studi Marie-Pierre St-Onge dari Columbia University Institute of Human Nutrition.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada malam terakhir, para peneliti menemukan bahwa peserta mengalami kurang tidur dan lebih mungkin untuk bangun sepanjang malam. Saat makanan mereka dijaga, rata-rata dari peserta membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk tertidur. Sedang saat mereka “asal” memilih makanan, mereka bahkan membutuhkan waktu 30 menit lebih untuk bisa tertidur.

"Studi ini menekankan fakta bahwa tidur dan gaya hidup sehat memiliki kaitan erat," Dr Nathaniel Watson, presiden American Academy of Sleep Medicine mengatakan dalam siaran pers.

"Untuk kesehatan yang optimal adalah penting untuk membuat pilihan gaya hidup yang membuat tidur lebih baik, seperti makan makanan bergizi dan berolahraga secara teratur."

Para peneliti mengatakan, bila Anda ingin mencobanya, mempertimbangkan untuk memasukkan makanan tinggi serat seperti beras merah, rami, kacang-kacangan, lentil, buah, dan sayuran hijau dalam setiap piring saji Anda.

Mengurangi jumlah daging, keju dan, makanan yang digoreng akan membantu Anda mengurangi lemak jenuh dan tidur lebih mudah.

Studi sebelumnya pun telah menemukan bahwa diet kaya serat dapat membantu Anda mencapai berat badan yang sehat, membuat Anda merasa kenyang lebih lama, dan membuat pencernaan Anda berjalan lebih lancar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.