Kompas.com - 27/01/2016, 12:15 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

Walau begitu, para peneliti tidak mengatakan bahwa wanita hamil lebih mungkin terkena melanoma, kata Gastman kepada Live Science. 

Namun, jika ibu hamil mendapatkan melanoma, melanoma tersebut cenderung lebih ganas dan agresif ketimbang melanoma pada wanita yang tidak hamil.

Para peneliti belum tahu secara pasti mengapa melanoma menjadi lebih agresif pada wanita hamil, tetapi mereka mengatakan, hal itu mungkin terkait dengan perubahan hormon yang terjadi pada wanita hamil, seperti peningkatan kadar estrogen.

Agresivitas melanoma pada wanita hamil juga bisa disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang menurun selama hamil, yang memang betujuan untuk mencegah tubuh menolak adanya janin, kata para peneliti.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa melanoma sedang berkembang di kalangan wanita usia 20 sampai 40.

Studi ini berfungsi sebagai pengingat bahwa setiap wanita yang memiliki risiko lebih tinggi terkena melanoma, seperti memiliki sejumlah tahi lalat besar, riwayat terkena paparan berat matahari, atau riwayat kanker kulit dalam keluarga, harus sangat waspada dengan memeriksakan kulit setiap ada perubahan tak biasa. Termasuk berkonsultasi pada dokter kulit, kata Gastman. 

Dan jika seorang wanita sudah memiliki risiko tinggi melanoma dan dia hamil, konsultasi dengan dokter kulit sangatlah penting.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.