Kompas.com - 04/02/2016, 11:35 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Kehamilan identik dengan ngidam, alias menginginkan asupan makanan tertentu. Cokelat termasuk urutan atas makanan yang dicari para calon ibu yang sedang ngidam. Kabar baiknya, cokelat ternyata punya manfaat kesehatan bagi janin.
 
Penyebabnya adalah kandungan flavanol yang tinggi dalam cokelat. Flavanol baik untuk pertumbuhan janin dan plasenta. Flavanol juga bisa mengurangi risiko komplikasi pada kehamilan yang dikenal dengan preeclampsia.

Sebelumnya, flavanol sudah diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan, yang paling terkenal adalah perannya sebagai zat antioksidan.
 
Tim dari Universite Laval Quebec City yang memprakarsai penelitian ini mengamati 129 ibu hamil dengan usia kehamilan 11 hingga 14 minggu. Mereka dibagi menjadi kelompok yang mengkonsumsi cokelat dengan kandungan flavanol tinggi dan cokelat dengan kandungan flavanol rendah. Selanjutnya mereka harus makan cokelat sebanyak 30 gram setiap hari selama 12 minggu.
 
Para peneliti terus memantau perkembangan para ibu sampai saatnya mereka melahirkan. Hasilnya, cokelat diyakini mempunyai manfaat baik untuk janin.
 
“Penelitian ini menunjukkan kalau cokelat memang bagus untuk perkembangan janin dan plasenta. Manfaat cokelat ini sepertinya tak semata karena kandungan flavanolnya saja,” kata Dr. Emmanual Bujold dari Université Laval Québec City.
 
Sebelumnya, ada penelitian yang mengatakan kalau cokelat meningkatkan risiko preeklampsia. Hasil tersebut masih menjadi perdebatan hingga tim peneliti dari Universite Laval Quebec City menemukan peran penting flavanol pada ibu hamil.
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis

Penyakit
5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.