Kompas.com - 18/02/2016, 21:05 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

Kebanyakan orang dengan sindrom savant memiliki IQ antara 50-70. Namun beberapa psikolog tidak menganggap hasil ini sebagai pembenaran menyebut orang-orang savant sebagai idiot.

Pasalnya, tes IQ cenderung mengukur kemampuan verbal sementara orang-orang  savant, seperti halnya orang autis, mengalami defisit kemampuan verbal tapi menunjukkan kejeniusan di bidang yang lain, yang jarang dimiliki orang lain pada umumnya. 

Terapi
Sindrom savant bukan suatu penyakit, sehingga tidak perlu diobati. Gangguan atau keterbatasan yang menyertai sindrom inilah yang harus ditangani. Diyakini, memanfaatkan bakat khusus anak dengan sindrom savant, dapat membantu mengatasi gangguan perkembangan yang dialami mereka.

Pencegahan
Belum ada cara yang diketahui dapat mencegah sindrom savant. Meski, beberapa ahli menduga adanya keterkaitan sindrom savant dengan autisme. Tapi, hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab sindrom savant.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.