Bayi dengan ASI Perlu Asupan Vitamin D Setelah 1 Tahun

Kompas.com - 22/02/2016, 15:15 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Meski begitu, peneliti menemukan, setelah bayi mendapatkan makanan padat pertama mereka, atau usia mereka sudah melebihi 1 tahun, ada kemungkinan besar bayi memerlukan asupan vitamin D tambahan.

Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi dan terus dilanjutkan hingga tahun kedua dengan makanan padat pendamping.

Namun, melewati masa ASI eksklusif selama 6 bulan, peneliti menilai ASI tidak lagi memberikan cukup vitamin D, sehingga Canadian Paediatric Society , bahwa anak-anak yang masih diberi ASI hingga 1 tahun lebih perlu mengambil suplemen yang mengandung 400 Unit Internasional vitamin D setiap hari selama tahun pertama kehidupan.

"Kami tidak mengatakan bahwa ASI bukanlah sumber gizi terbaik, sayangnya, tidak semua ASI memiliki kandungan vitamin D yang cukup, terlebih untuk para ibu dan bayi yang tinggal di daerah dengan paparan sinar matahari yang kurang," kata penulis studi Dr. Jonathon Maguire, seorang dokter anak dan peneliti di Rumah Sakit St Michael di Toronto.

Maguire dan rekan peneliti mempelajari kadar vitamin D pada anak-anak yang diberi ASI melebihi 1 tahun. Mereka menggunakan data dari sekitar 2.500 anak sehat yang berusia 1 sampai 5 tahun di Toronto.

Para ibu juga diminta melaporkan berapa lama anak mereka telah diberikan ASI serta apakah mereka memberikan suplemen vitamin D tambahan. Lalu dokter mengumpulkan sampel darah dari anak-anak untuk melihat kadar vitamin D.

Hasilnya, anak-anak yang mendapatkan ASI lebih lama (melebihi 1 tahun) namun tak disertai dengan suplemen vitamin D, memiliki kadar vitamin D dalam darah yang semakin menurun.

Untuk setiap satu bulan tambahan pemberian ASI, kadar vitamin D yang tidak normal meningkat sebesar 6 persen, para peneliti melaporkan dalam American Journal of Public Health.

Bila kondisi ini terus berlangsung secara konsisten, peneliti memprediksi 16 persen dari anak usia 2 tahun yang masih mendapat ASI, namun tidak menerima tambahan vitamin D akan mengalami kekurangan vitamin D yang serius pada usia 3 tahun.

Sehingga, hasil ini mendukung rekomendasi American Academy of Pediatrics yang menyarankan para orangtua untuk memberikan suplemen vitamin D selama menyusui.

Walau hasil ini bisa berbeda pada tiap anak di wilayah berbeda, ada baiknya orangtua mengonsultasikannya pada dokter anak untuk mendapatkan saran yang sesuai.


Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X