Kompas.com - 01/03/2016, 17:00 WIB
Pelari elite Ethiopia Mestawot Tadesse Shankutie menjadi yang tercepat dalam Mandiri Jakarta Marathon 2015 di Silang Monas Barat Daya, Jakarta, Minggu (25/10/2015). Mestawot Tadesse Shankutie  menjadi ratu kategori marathon elite runner putri dengan catatan waktu 2 jam 43 menit 29 detik. KOMPAS / WAWAN H PRABOWOPelari elite Ethiopia Mestawot Tadesse Shankutie menjadi yang tercepat dalam Mandiri Jakarta Marathon 2015 di Silang Monas Barat Daya, Jakarta, Minggu (25/10/2015). Mestawot Tadesse Shankutie menjadi ratu kategori marathon elite runner putri dengan catatan waktu 2 jam 43 menit 29 detik.
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Bukan hanya minum obat yang punya takaran, berolahraga pun sebaiknya tidak berlebihan agar efeknya bisa menyehatkan tubuh.

Menurut sebuah studi terbaru yang dimuat dalam Jurnal Kardiologi Kanada, olahraga berat dengan intensitas tinggi berdampak toksik bagi jantung.

Olahraga terlalu berat dan lama bisa menyebabkan perubuhan struktur pada jantung, dan akhirnya menyebabkan gangguan irama jantung.

Walau begitu, para ahli menegaskan bahwa penelitian itu merujuk pada olahraga ketahanan dengan intensitas tinggi, bukan olahraga kebugaran yang rutin.

"Yang dimaksud adalah orang yang melakukan marathon atau triathlon. Banyak orang yang berlatih berjam-jam dalam intensitas tinggi. Jadi ini bukan tentang orang yang berolahraga dua atau tiga kali dalam seminggu selama sekitar satu jam," kata Dr.Nesochi Igbokwe dari NYU Langone Medical Center.

Igbokwe, yang tidak terlibat dalam penelitian itu menjelaskan, bahwa penelitian di Kanada itu menganalisa beberapa studi berskala kecil. Ternyata ditemukan bahwa mereka yang melakukan olahraga ketahanan dengan intensitas tinggi bermasalah dengan jantungnya.

Secara spesifik, gangguan jantung itu berupa perubahan struktural yang menyebabkan gangguna irama jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut American Heart Association, gangguan irama jantung bisa menyebabkan pembekuan darah, stroke, gagal jantung, dan komplikasi jantung lainnya.

Tetapi para pakar mengatakan bahwa penelitian lanjutan masih diperlukan sebelum mencapai kesimpulan bahwa olahraga ekstrem berbahaya bagi jantung.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber cbsnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

Health
Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Penyakit
5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

Health
Eklampsia

Eklampsia

Penyakit
13 Cara Mengatasi Sakit Perut saat Haid Pakai Obat dan Secara Alami

13 Cara Mengatasi Sakit Perut saat Haid Pakai Obat dan Secara Alami

Health
Patah Tulang

Patah Tulang

Penyakit
10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

Health
Regurgitasi Aorta

Regurgitasi Aorta

Penyakit
Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Health
Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Health
Gangguan Makan

Gangguan Makan

Penyakit
Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Health
5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

Health
Iktiosis

Iktiosis

Penyakit
Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.