Kompas.com - 01/03/2016, 19:15 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi
JAKARTA, KOMPAS.com - Stroke merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat Indonesia dan menyebabkan kematian. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar, pasien stroke mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Umumnya, masyarakat mengenal stroke sebagai penyakit yang dipicu oleh hipertensi atau tekanan darah tinggi. Padahal, selain hipertensi, tingginya kadar kolesterol juga menjadi faktor risiko hipertensi.

"Semakin tinggi kolesterol, makin tinggi risiko terkena stroke. Kolesterol jahat yang tinggi bisa jadi pencetus stroke," ujar dokter spesialis saraf Mursyid Bustami dalam acara Pfizer Press Circle di Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Kolesterol yang dimaksud adalah Low Density Lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. Tingginya LDL, bisa menyebabkan penumpukkan plak-plak di pembuluh darah di otak. Jika plak menutup pembuluh darah, maka akan terjadi sumbatan atau penyempitan pembuluh darah yang disebut aterosklerosis.

"LDL ini yang teroksidasi bisa menyelip di dinding pembuluh darah. Makin lama dindingnya menebal. Kalau penyempitan pembuluh darah di bawah 50 persen, aliran darah masih bagus," terang Mursyid.

Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ini menjelaskan, pembuluh darah yang tersumbat menyebabkan suplai oksigen dan nutrien ke otak terganggu, sehingga terjadilah stroke. Jika sudah terjadi stroke, pasien bisa mengalami cacat atau lumpuh, karena kerusakan saraf.

Untuk itu, salah satu cara mencegah terjadinya stroke adalah mengendalikan kadar kolesterol LDL dalam darah. Caranya, dengan menjalankan pola hidup sehat, mulai dari banyak makan buah dan sayuran, batasi konsumsi lemak berlebih, berhenti merokok, hindari stres, hingga olahraga teratur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika pola hidup sehat tak berhasil menurunkan LDL dalam darah, bisa dibantu dengan konsumsi obat golongan statin. Namun, konsumsi obat sebaiknya juga tetap diikuti dengan menjalankan pola hidup sehat.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.