Kompas.com - 11/03/2016, 12:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Sabun bayi, shampo, dan juga losion, yang dipakai bayi Anda mungkin memiliki label "natural", atau "lembut", tetapi sebenarnya juga mengandung zat kimia toksik yang berbahaya.

Setiap hari anak-anak terpapar 27 zat kimia berbahaya setiap harinya hanya lewat produk perawatan tubuh saja. Demikian menurut survei yang dilakukan oleh Environmental Working Group.
 
Hampir kebanyakan zat kimia dalam produk perawatan bayi ternyata belum pernah diuji keamanannya, paling tidak di AS. Sayangnya, sebagai konsumen kita sering sulit mendapatkan produk alternatif yang lebih aman.

Berikut adalah 5 zat kimia yang sebaiknya dihindari dalam produk perawatan tubuh bayi.

1. Parfum

Anda mungkin sangat menyukai aroma wangi dari losion bayi, tetapi zat parfum bisa menyebabkan alergi, iritasi kulit, dan juga eksim pada bayi.

Parfum, pewangi, atau fragrance, juga sering ditulis untuk menyembunyikan berbagai zat kimia lainnya dalam produk tersebut.

2. Phthalate dan paraben

Phthalate dan paraben adalah kelompok zat kimia yang dipakai sebagai pengawet dalam produk perawatan tubuh seperti shampo bayi dan losion.

Phtahalet terkait dengan efek sampingnya yang bisa mengganggu hormonal sehingga menyebabkan gangguan reproduksi, termasuk menurunkan kemampuan gerak sperma dan konsentrasinya, memicu alergi, asma, dan juga kanker.

Penelitian menunjukkan, zat kimia paraben juga memiliki efek yang hampir sama, yakni menimbulkan gangguan reproduksi, gangguan perkembangan, memicu endometriosis, iritasi kulit, dan juga kanker.

Menurut Nancy Peplinsky, pendiri Holistic Moms Network, sebaiknya hindari produk bayi yang mengandung phthalte, DEP, DBP, DEHP, dan zat yang berakhiran dengan "-paraben."

3. Formaldehyde dan pengawet yang melepaskan formaldehyde.

Formaldehyde adalah zat pengawet yang ditambahkan dalam produk berbasis air untuk mencegah pertumbuhan jamur. Zat ini bisa ditambahkan langsung ke dalam produk atau dilepaskan melalui zat pengawet lainnya.

Formaldehyde bersifat karsinogen bagi manusia dan terkait dengan reaksi mirip alergi seperti masalah pernapasan, sakit kepala, dan mual.

Hindari produk yang mengandung formaldehyde, quaternium-15, DMDM hydantoin, imidazolidinyl urea, diazolidinyl urea, polyoxymethylene urea, sodium hydroxymethylglycinate, 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol (bromopol) and glyoxal.

4. 1,4 -dioxane

Biasanya ditemukan di produk sabun mandi dan sabun cair. Zat kimia 1,4-dioxane adalah zat kimia sampingan, sehingga tidak akan kita temukan dalam label. Padahal, zat ini bersifat karsinogen dan berkaitan dengan toksisitas organ dan alergi kulit.

Untuk menghindarinya, jangan gunakan produk yang mengandung soium laureth sulfate, PEG, xynol, ceteareth, dan oleth.

5. Vitamin A dan oxybenzone

Pada dasarnya vitamin A aman, tapi saat digunakan dalam tabir surya dan kulit terpapar matahari, justru menimbulkan masalah.

Menurut penelitian, retinyl palmitate, jenis vitamin A, mempercepat perkembangan tumor kulit dan lesi. Saat membaca label, hindari produk yang mengandung vitamin A, retinyl palmitate, retinol, retinyl acetate, retinyl linoleate, dan retinoic acid.

Zat kimia lainnya yang juga berbahaya namun dipakai di produk tabir surya adalah oxybenzone. Efek dari zat itu juga mengganggu hormonal dan terkait dengan penyakit endometriosis (kelainan pada sistem reproduksi wanita).


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
Venustraphobia

Venustraphobia

Penyakit
10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

Health
Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Health
Eritema Multiforme

Eritema Multiforme

Penyakit
7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

Health
Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Health
13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.