Kompas.com - 14/03/2016, 14:29 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

Sebenarnya, polio bisa dicegah dengan imunisasi. Jika semua anak diimunisasi polio, virus tersebut tak menemukan tempat berkembang dan akhirnya mati.

Selama ini, vaksin yang dipakai untuk imunisasi polio di Indonesia adalah vaksin tetes (oral polio virus/ OPV) yang bisa melindungi dari virus polio tipe 1, 2, dan 3. Vaksin OPV berisi virus polio aktif yang dilemahkan. Jenis vaksin OPV tersebut dipakai pada PIN Polio 2016, dan diproduksi oleh PT Biofarma yang mengekspor vaksin ke lebih dari 100 negara.

Ketua Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesai Prof Cissy B Kartasasmita menjelaskan, pemberian OPV tak ada punya efek samping. Namun, anak di bawah usia lima tahun atau balita, dengan daya tahan tubuh rendah, dianjurkan tidak diberi OPV.

Karena memakai virus hidup yang dilemahkan, virus dari vaksin bereplikasi di saluran cerna hingga terbuang bersama kotoran. Virus itu berpeluang bermutasi di lingkungan meski peluangnya 1 dari 2,7 juta dosis.

Untuk itu, negara-negara di dunia bertahap mengganti OPV dengan vaksin IPV (inactivated polio vaccine). Vaksin IPV yang diberikan dengan cara disuntik berisi virus polio tak aktif. Di Indonesia, daerah yang memakai vaksin IPV baru DIY.

Dengan cakupan imunisasi polio minimal 95 persen, harapannya tak ditemukan lagi virus polio di Tanah Air. Partisipasi warga diperlukan untuk mewujudkan itu. (ADHITYA RAMADHAN)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 13 Maret 2016, di halaman 6 dengan judul "Menjadikan Polio Tinggal Sejarah".
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Liposarkoma
Liposarkoma
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.