Kompas.com - 16/03/2016, 16:15 WIB
Es batu ShutterstockEs batu
|
EditorBestari Kumala Dewi
JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkah Anda dilarang minum air es dengan alasan agar tidak gemuk? Tenang saja, hal itu hanya mitos.

Ahli gizi Hardinsyah mengatakan, tidak ada bukti terlalu banyak minum air es membuat tubuh gemuk. Air es sama seperrti air mineral lainnya, yaitu tidak mengandung kalori. "Sebenarnya, minum air es bisa membakar kalori. Tetapi, kalau disertai dengan makanan berlemak, makanan manis ya sama saja," kata Hardinsyah seusai jumpa pers Indonesian Hydration and Health Conference (IH2C) di Hotel JW Marriot, Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Faktanya, minum air es atau air dingin tidak langsung diserap tubuh, karena perlu menyesuaikan dengan suhu tubuh. Untuk menyesuaikan suhu air dingin dengan suhu tubuh, maka tubuh perlu membakar kalori. Jadi, jangan takut kegemukan, hanya karena sering minum air putih.

"Makanya, kalau berbuka puasa disarankan air yang suhunya hampir sama dengan suhu tubuh kita, yaitu air hangat," lanjut Hardinsyah.

Mitos lainnya, yaitu ibu hamil yang minum air es akan melahirkan bayi yang besar. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi Budi Iman Santoso mengatakan, tidak ada kaitan antara minum air es dengan berat badan lahir bayi.

Budi mengatakan, jika ibu hamil terlalu banyak minum air es atau tidak dingin sekalipun, justru bisa membuat bayi lahir dengan berat badan rendah jik makannya sedikit.

"Kalau minum terus, makannya bisa malah kurang, kekenyangan minum air. Nutrisi kurang, bukannya besar, bayinya malah kecil," kata Budi.

Anggapan ibu hamil tidak boleh minum air es sama sekali, juga ditampik oleh Budi. Menurut dia, ibu hamil boleh saja minum air es jika tidak sedang sakit flu. Hanya saja, minum air es sebenarnya ditakutkan membuat ibu hamil mudah sakit, karena daya tahan tubuh yang rendah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Health
Tromboflebitis

Tromboflebitis

Penyakit
Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin

Penyakit
Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.