Kompas.com - 18/03/2016, 20:00 WIB
Ilustrasi thinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Kita tidur setiap hari dan kegiatan itu sudah kita lakukan sepanjang hidup. Walau begitu, tak semua orang tahu bagaimana mendapatkan tidur yang berkualitas.

Pada Hari Kesehatan Tidur Sedunia Tahun 2016 tema yang diangkat adalah Good Sleep is a Reachable Dream (Tidur yang Baik, Sebuah Mimpi yang Bisa Dicapai). Tujuannya adalah mengampanyekan pentingnya tidur bagi kesehatan.

Walau terlihat sepele, ternyata tidur adalah sebuah sains dan ada berbagai faktor (biologi, kimiawi, emosional, fisik, dan gaya hidup) yang memengaruhi kualitas dan kuantitas tidur.

Damiana Corca, ahli akupuntur spesialis tidur memberikan beberapa tips dan pengetahuan seputar tidur yang perlu kita ketahui.

1. Makin lelah tubuh, makin sulit kita tertidur. Ini sebabnya mengapa tidur siang sejenak atau berbaring setengah jam di siang hari bisa membantu mengatasi insomnia.

2. Insomnia bisa dipengaruhi oleh fluktuasi hormonal terkait siklus menstruasi. Ketahui pola tidur dan siklus haid bisa membantu kita melacak perubahan hormonal yang sedang terjadi.

3. Bangun tidur lebih awal dari pada kebanyakan orang, bahkan satu atau dua jam, merupakan tanda stres, kecemasan, bahkan depresi. Cobalah melakukan meditasi dan rileksasi. Perubahan yang dirasakan mungkin bertahap, tetapi peningkatan kualitas yang dirasakan makin lama semakin baik.

4. Mengonsumsi sarapan sehat, termasuk protein, tak lama setelah bangun tidur bisa memicu peningkatan kadar kortisol. Hasilnya, akan terjadi penurunan kortisol di sore hari sehingga saat malam rasa kantuk lebih cepat datang.

5. Makin kita merasa damai dengan diri sendiri, makin baik tidur kita.

6. Hilangkan ide-ide tidur yang ideal. Tubuh kita akan melakukan apa pun untuk tertidur agar bisa berfungsi optimal. Jangan pedulikan berapa lama kita tidur, tapi ingatlah perasaan yang kita alami saat bangun tidur.

7. Bangunlah pada waktu yang sama setiap pagi, berapa pun durasi tidur Anda. Bila Anda konsisten, jam biologis tubuh akan mengikuti sehingga secara alami tidur kita lebih efisien.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rahim Turun
Rahim Turun
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.