Kompas.com - 21/03/2016, 20:09 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Penelitian terbaru mengungkapkan, meski rata-rata waktu tidur yang dibutuhkan orang dewasa adalah tujuh sampai delapan jam, tapi ternyata waktu tidur wanita perlu ditambah sedikit lebih banyak dari pria.

Studi dari Loughborough University's Sleep Research Center di Inggris yang diikuti 210 relawan wanita dan pria usia pertengahan mengatakan, wanita membutuhkan waktu tidur 20 menit lebih banyak dari pria.

"Otak wanita bekerja dengan cara yang berbeda dibanding pria, jadi kebutuhan tidur mereka sedikit lebih besar," kata profesor Jim Horne, mantan direktur Loughborough University's Sleep Research Center.

"Perempuan cenderung untuk multitasking atau mengerjakan beberapa hal sekaligus dan mereka lebih fleksibel. Hasilnya, wanita menggunakan energi dan otak lebih banyak daripada pria, sehingga cenderung lebih lelah."

Studi ini juga menemukan, bahwa wanita lebih mungkin mengalami depresi, marah atau bersikap bermusuhan karena kurang tidur.

"Bagi wanita, kurang tidur sangat terkait dengan tekanan psikologis," kata Horne. "Sebaliknya, pria tidak mengalami depresi seperti wanita ketika kurang tidur."

Horne mengatakan, bahwa kecenderungan perempuan tidur lebih lama bukan karena kesalahan wanita itu sendiri. Melainkan, karena fakta bahwa wanita memiliki gelombang tidur yang lebih lambat dan memerlukan proses pemulihan yang waktunya lebih panjamg dari pria.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Wanita memerkerjakan korteks serebral mereka lebih keras dibanding lawan jenisnya. Jadi, wajar saja jika mereka butuh istirahat yang lebih panjang" kata Horne lagi.

Beberapa studi menguatkan klaim studi di atas. Ilmuwan Duke University menemukan bahwa wanita dapat menghadapi konsekuensi kesehatan yang lebih serius jika kurang tidur.

"Contohnya, terjadi peningkatan risiko sakit jantung dan diabetes tipe-2 lebih tinggi dari pria dan perbedaannya cukup signifikan," jelas Edward Suarez, PhD, profesor psikiatri dan sains perilaku Duke University.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Yahoo News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Sindrom Tourette

Sindrom Tourette

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.