Kompas.com - 30/03/2016, 12:40 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Karena dianggap bisa meningkatkan stamina, banyak orang mengandalkan minuman berenergi sebagai pendukung aktivitas. Padahal, minuman ini seharusnya dibatasi konsumsinya.

Minuman berenergi termasuk dalam kategori minuman hipertonik yang memiliki kandungan glukosa tinggi (sekitar 10 persen).  

Walau namanya minuman energi, tetapi menurut dr.Grace Tumbelaka, Sp.KO, minuman ini tak cocok untuk menggantikan energi setelah berolahraga karena susah diserap tubuh.

"Minuman berenergi banyak ragamnya. Enggak cuma mengandung karbohidrat tinggi tapi juga ada kafein, ginseng, dan sebagainya," kata Grace dalam acara media edukasi "Kenali Manfaat 7 Ion untuk Aktivitas Sehari-hari," yang diadakan oleh Forum Ngobras dan Wings Food di Jakarta (29/3/16).

Ditambahkan oleh dokter spesialis gizi Elvina Karyadi, minuman berenergi boleh dikonsumsi sesekali, misalnya saat tubuh lelah.

"Tapi kalau untuk sehari-hari dan banyak, efeknya tidak baik. Salah satunya karena mengandung kafein tinggi sehingga bisa memicu hipertensi," kata Elvina dalam acara yang sama.

Kandungan kafein dalam minuman tersebut juga berfungsi sebagai stimulan yang akan merangsang sistem hormonal tubuh dan meningkatkan metabolisme.

"Kafein ini bisa membuat semangat tapi bahayanya karena hormon dipacu banyak untuk keluar, jadinya kekeringan. Di situlah timbul rasa lemas karena kelenjar yang menghasilkan hormon kelelahan," kata Grace.

Kebiasaan mengonsumsi minuman berenergi setiap hari dalam jangka panjang bisa memicu penyakit kronis, seperti hipertensi, gagal ginjal, dan diabetes melitus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.