Kompas.com - 01/04/2016, 15:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Saat DBD dicurigai menyerang salah satu anggota keluarga, pemeriksaan darah bisa menjadi langkah “pasti” untuk menentukan apakah gejala tersebut mengarah pada DBD atau hanya demam biasa.

 

Umumnya, kebanyakan orang akan fokus untuk melihat kadar trombosit darah, bila nilai trombosit menurun, maka itulah salah kondisi yang dianggap paling bahaya dari DBD. Padahal, menurut keterangan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), selain trombosit, hematokrit juga penting untuk diperhatikan.

 

Infeksi DBD sendiri terbagi penjadi 3 fase, yaitu fase demam, fase kritis, dan fase penyembuhan. Pada fase demam (hari 1-3), seseorang yang mengalami DBD kerap tidak nafsu makan dan minum, mual dan lemas, diiringi demam tinggi yang tak kunjung reda dengan obat penurun panas. Jumlah trombosit dan hematokrit umumnya masih normal.

 

Sehingga menurut IDAI, kurang tepat bila Anda memutuskan untuk melakukan cek darah sendiri ke laboratorium pada saat curiga BDB tanpa saran dokter. Sebab, bisa jadi Anda melakukannya di saat yang tak tepat, sehingga hasilnya “nihil” padahal tidak demikian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Setelah hari ketiga, biasanya demam mulai turun. Pada fase demam turun inilah DBD memasuki fase kritis. Di mana terjadi penurunan jumlah trombosit dan sel darah putih. Selain itu, hematokrit meningkat, yaitu adanya peningkatan kekentalan darah akibat keluarnya cairan melalui pembuluh darah. Saat darah menjadi kental dan semakin pekat, maka suplai oksigen ke seluruh tubuh lewat darah menjadi berkurang, kelamaan bisa membuat sel dan jaringan menjadi mati.

 

Selain itu, bila kondisi ini dibiarkan, maka sel darah merah dan darah putih pun bisa ikut keluar, sehingga jumlahnya berkurang—ditandai dengan keluarnya bintik merah di bawah kulit.

 

Sehingga, trombosit yang berperan dalam pembekuan darah akan melakukan tugasnya dalam menangani pendarahan tersebut dengan menutup celah pendarahan, itulah yang menyebabkan jumlah trombosit menjadi ikut berkurang.

 

Bila mendapatkan penanganan yang tepat, maka orang yang terkena DBD hingga fase kritis akan memasuki fase ketiga atau penyembuhan. Biasanya nafsu makan akan berangsur normal. Cairan yang keluar melawati pembuluh darah pun akan masuk kembali.

 

Dalam rangka memerangi “penyakit tahunan” akibat nyamuk ini, Februari lalu, pemerintah Hawaii telah menandatangani proklamasi darurat untuk memerangi penyakit akibat gigitan nyamuk, yaitu Zika dan demam berdarah dengue (DBD).

 

Walikota Hawaii mengumumkan bahwa wabah DBD di tahun ini adalah yang terbesar sejak tahun 1940-an. Di Indonesia sendiri, menurut data Kementrian Indonesia tahun 2013, jumlah penderita DBD di Indonesia mencapai 49 ribu orang dengan 400 kasus meninggal dunia akibat penanganan yang terlambat.

 


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kelelahan
Kelelahan
PENYAKIT
Kesemutan
Kesemutan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
Bibir Bengkak

Bibir Bengkak

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.