Kompas.com - 01/04/2016, 22:03 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

Apakah kita bisa menderita DBD lebih dari sekali? Setelah Anda sembuh dari infeksi dengue pertama, Anda kebal terhadap jenis tertentu dari virus tersebut tetapi tidak untuk tiga jenis lainnya.

Banyak negara menjadi 'rumah' bagi empat jenis virus dengue. Seseorang yang terinfeksi untuk kedua kalinya, lebih berisiko untuk mengembangkan gejala yang lebih parah.

Nyamuk yang membawa virus demam berdarah juga dapat membawa virus demam kuning dan virus chikungunya.

 

Seberapa tinggi angka kasus DBD saat ini? Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan 50-100 juta orang terinfeksi setiap tahun (studi tahun 2013 menunjukkan jumlah lebih tinggi yaitu 400 juta).

 

Mengapa angkanya begitu tinggi? Globalisasi termasuk pemanasan global menjadi dua di antara sekian banyak penyebabnya. Nyamuk dapat bersembunyi dan berkembang biak di barang-barang yang diperdagangkan. Wisatawan yang terinfeksi juga dapat menyebarkan penyakit ini.

Pemanasan global menyebabkan musim menjadi kacau, sehingga banyak penyakit datang di waktu-waktu yang tidak terduga. Suhu Bumi naik menyebabkan nyamuk berkembang biak dengan lebih pesat.

 

Bagaimana kita menghentikannya? Saat ini, upaya pencegahan masih fokus pada penyemprotan lingkungan dengan pestisida, meski ada ancaman modifikasi genetik dapat terjadi pada nyamuk yang terkena pestisida tapi tidak mati.

Orang-orang juga mengandalkan kelambu dan losion antinyamuk. Selain itu, membersihkan tempat-tempat di mana terdapat air tergenang. Saat ini, vaksin DBD sudah ditemukan tetapi belum masuk ke Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber WHO
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.