7 Mitos Jerawat yang Dapat Membahayakan Kesehatan Kulit

Kompas.com - 04/04/2016, 12:05 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Jerawat tidak bisa keluar sendiri, maka harus dipencet. Benar atau salah? Jerawat baru harus dibuat meradang dulu sebelum bisa sembuh. Bagaimana dengan pernyataan ini, setujukah Anda?

Banyak saran terkait jerawat yang sebenarnya hanya mitos. Inilah tujuh mitos seputar jerawat dan penjelasan mengenai faktanya oleh dokter spesialis kulit dari New York City, Hadley C. King, M.D.

 

Mitos 1: Jerawat hanya masalah remaja
Kenyataannya: Kapan dan seberapa parah seseorang akan mendapatkan jerawat bisa disebabkan faktor genetis, bukan usia.

Ada banyak orang yang mengalami jerawat selama masa remaja, ada juga orang yang mendapatkan jerawat saat dewasa.

Bahkan, menurut International Dermal Institute sekitar 40 sampai 55 persen orang dewasa berusia 20 sampai 40, memiliki wajah berjerawat.

"Ini lebih umum pada wanita dewasa dibandingkan pada pria dewasa. Penyebabnya adalah fluktuasi hormonal meski ada juga pria dewasa yang juga mengalaminya, "kata King.

 

Mitos 2: Anda harus lebih sering mencuci wajah
Kenyataannya: Sayangnya, hal itu tidak akan menyembuhkan jerawat Anda. "Penyebab jerawat adalah multifaktorial, penyebab utama adalah masalah hormon, stres, dan gen-dan Anda tidak dapat mengubah salah satu dari penyebab itu dengan hanya mencuci wajah Anda," kata King.

Bakteri juga dapat berperan menimbulkan jerawat, begitupun dengan produk kulit yang menyumbat pori-pori dan dapat memperburuk jerawat. Mencuci wajah bisa membantu untuk mengurangi faktor-faktor ini, tapi biasanya bukan satu-satunya jalan keluar.

 

Mitos 3: Sinar matahari lenyapkan jerawat
Kenyataannya: Tak benar bahwa matahari dapat melenyapkan jerawat, ujar King lagi. Justru sinar matahari mengurangi sistem kekebalan di kulit kita dan itu bukan hal yang baik. Sistem kekebalan kulit diperlukan untuk mencegah infeksi dan kanker kulit.

Selain itu, kita tahu bahwa terlalu banyak paparan sinar matahari dapat menyebabkan masalah pigmentasi dan keriput.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X