Jangan Tunggu Gejala Muncul, Segera Cek Gula Darah!

Kompas.com - 06/04/2016, 15:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Walau penyakit diabetes merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan secara total, tetapi bisa dikendalikan agar tidak sampai menimbulkan komplikasi penyakit lain.

Tentu saja untuk mengetahui apakah kita perlu mengendalikan gula darah perlu dilakukan pengecekan gula darah secara rutin. Terlebih diabetes pada awalnya tidak menimbulkan gejala apa pun.

"Orang dateng pas sudah loyo, banyak makan, banyak minum, banyak kencing, luka enggak sembuh-sembuh. kalau sudah ada gejala begitu baru periksa, ya sudah telat. Sudah gula itu," ujar ahli diabetes Prof. Dr. Sidarta Soegondo, SpPd-KEMD di sela-sela jumpa pers di Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Sidarta mengungkapkan, jika memiliki satu saja faktor risiko, seharusnya rutin cek gula darah tanpa harus menunggu gejala muncul. Faktor risiko diabetes antara lain, kegemukan, jarang aktivitas fisik, pola makan tak sehat, merokok, dan ada riwayat keluarga.

"Ada satu saja keluarga yang diabetes, enggak harus bapak atau ibu, tapi misalnya ada paman yang diabetes, Anda juga harus periksa," kata Sidarta.

Sidarta mengatakan, pengecekan gula darah dilakukan untuk mengetahui masa prediabetes. Dengan  mengubah pola hidup menjadi sehat, prediabetes bisa tidak berkembang menjadi diabetes.

Sementara itu, jika diabetes dideteksi dini, biaya pengobatannya jauh lebih murah. Konsumsi obat-obatan pun lebih sedikit. Selain itu, deteksi dini diabetes tentu mencegah komplikasi penyakit lain, seperti stoke dan jantung.

"Dengan begitu bisa memperpanjang usia dan memperbaiiki kualitas hidup," lanjut Sidarta.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X