Kompas.com - 07/04/2016, 17:33 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kanker usus besar pada stadium awal umumnya tak menimbulkan keluhan berarti. Karena itu deteksi dini penyakit itu perlu dilakukan. Waspadai beberapa gejala yang bisa dicurigai sebagai kanker usus besar.

Menurut dokter bedah digestive dari RS.Pondok Indah Jakarta, Eko Priatno, kanker usus besar adalah penyakit yang bisa diobati bila ditemukan pada stadium dini.

Ada beberapa perubahan pada pola buang air besar (BAB) yang perlu diwaspadai. "Curiga jika diare berulang, buang air besar berdarah, sulit BAB yang menyebabkan bentuk feses kecil-kecil, serta ada sumbatan pada usus," katanya dalam acara media edukasi mengenai bedah pada kanker usus besar di Jakarta (7/4/16).

Keluhan BAB berdarah memang mirip dengan penyakit wasir. Untuk memastikannya sebaiknya periksa ke dokter dari pada meminum obat yang dijual bebas.

"Sebaiknya lakukan pemeriksaan colok dubur. Kalau memang ada tumor terabanya beda. Kalau wasir biasanya lembek, sedangkan tumor keras dan rapuh," paparnya.

Deteksi dini sebaiknya dimulai di usia 50 tahun, tetapi ini berlaku untuk mereka yang tidak memiliki riwayat kanker dalam keluarga. "Kalau di keluarga ada riwayat kanker, mulainya sejak umur 40 tahun," ujar dokter lulusan spesialis bedah dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 2014 ini.

Deteksi dini bisa dilakukan dengan melakukan pemeriksaan tes darah samar feses (fecal occult blood test/FOBT). Menurut studi, FOBT menekan angka kematian akibat kanker usus besar 15-33 persen jika dilakukan tiap hari sampai 2 tahun sekali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu pemeriksaan penunjang lainnya adalah kolonoskopi. Jika hasil kolonoskopi menunjukkan ada kecurigaan kanker biasanya dokter akan melakukan biopsi untuk memastikan.

"Kanker ini kalau diobati dengan tepat, pasien bisa hidup normal seperti orang pada umumnya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

Health
Penis Bengkak

Penis Bengkak

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Health
Fibroadenoma

Fibroadenoma

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.