Kompas.com - 07/04/2016, 21:11 WIB
Lensa kontak pintar dari Google untuk memeriksa kadar gula GoogleLensa kontak pintar dari Google untuk memeriksa kadar gula
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Lensa kontak digunakan sebagai pengganti kacamata untuk memperjelas penglihatan. Namun, penggunaannya juga harus hati-hati.

Jangan sampai terjadi seperti Andy James (32) yang hampir kehilangan penglihatannya karena lensa kontak. Setiap hari, James mengenakan lensa kontak selama 14 jam. Akibatnya, muncul ulkus kornea atau luka di bola matanya.

James langsung dilarikan ke rumah sakit, karena mata kirinya sangat sakit. Ia merasa seperti ada belati yang menusuk dalam otaknya. Belakangan, James juga merasa matanya berpasir.

James sebenarnya pernah mengalami ulkus ringan di mata kanannya, karena tidak memakai lensa kontak dengan benar. Ia memakai lensa kontak selama 12 jam sehari, terkadang 14-16 jam sehari.

Saat dilakukuan pemeriksaan, dokter David Allamby mengungkapkan, James telah memiliki enam luka di mata sebelah kiri dan lima luka di mata sebelah kanannya. Jika tidak segera ditangani, dokter mengatakan James bisa kehilangan penglihatannya.

James mengaku tak tahu risiko pemakaian lensa kontak bisa berakibat fatal. Namun, selama ini ia selalu mengikuti petunjuk penggunaan lensa kontak.

Ia terkadang melepas lensa kontak dan menggunakan kacamata. Nyatanya, siapa pun yang mengenakan lensa kontak berisiko mengalami ulkus kornea.

James membagi kisahnya karena tak mau ada orang lain mengalami hal yang sama dengan dirinya. James mengingatkan para pengguna lensa kontak untuk tidak menggunakan terlalu lama. Selain itu, pengguna lensa kontak harus memperhatikan kebersihan ketika memasang lensa kontak.

Dalam survei yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dari 1.000 orang dewasa, 99 persen melanggar salah satu aturan memakai lensa kontak.

Selain tidak menjaga kebersihan, sebanyak 9 dari 10 orang telah tidur siang menggunakan lensa kontak. Banyak juga yang mengaku menggunakan lensa kontak saat tidur malam.

Hampir sepertiganya mengaku pernah ke dokter mata, karena mata merah atau sakit. Penggunaan yang salah ini berisiko menyebabkan infeksi mata yang memicu peradangan pada kornea, sehinnga menyebabkan kebutaan.

Yang mengkhawatirkan lainnya, banyak yang membersihkan lensa kontak dengan air keran, memakainya saat mandi, bahkan berenang. Menurut para ahli, cara tersebut meningkatkan risiko infeksi, karena dapat menstransfer mikro-organisme yang hidup ke air mata.

Sebaiknya, memakai lensa kontak tidak selama tiga hari berturut-turut dan tidak lebih dari 8-9 sembilan jam per hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.