Kompas.com - 20/04/2016, 18:25 WIB
shutterstock
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Bila ingin menurunkan berat badan, maka kita harus mengurangi porsi makan alias diet. Begitulah mantra yang selama ini kita dengar. Meski demikian, diet bukanlah cara terbaik untuk langsing.

Mengurangi asupan kalori memang bisa menurunkan berat badan, tetapi hanya dalam jangka pendek dan biasanya nantinya bobot tubuh bisa naik kembali (bahkan lebih dari berat badan semula).

Daripada membatasi asupan makanan, lebih baik fokus pada kualitas makanan dan kapan kita harus makan.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, pastikan kita makan pada tiga waktu makan, yakni pagi, siang, dan malam. Hal ini sering kali diabaikan karena alasan sibuk atau tak mau berat badan bertambah.

Namun, bukan membatasi asupan kalori, melewatkan waktu makan alih-alih lebih mudah membuat kita craving atau kalap pada waktu makan berikutnya sehingga porsi makan pun bertambah besar.

Perut yang kosong karena melewatkan waktu makan juga membuat kita kelaparan atau kelelahan sehingga malas melakukan aktivitas selain duduk.

Mengonsumsi camilan saat kita sedang berupaya menurunkan berat badan tak akan membuat usaha itu gagal total. Yang perlu diperhatikan adalah porsi dan jenisnya. Sebagai pilihan, Anda bisa mengonsumsi camilan rendah kalori yang tetap mengenyangkan, misalnya cookies rendah kalori, buah-buahan, kacang-kacangan, dan yoghurt.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menghilangkan asupan karbohidrat dan lemak sama sekali juga bukan pilihan yang tepat. Kita bisa mengakali konsumsi karbohidrat ketika berdiet dengan memperbanyak jenis karbohidrat yang berserat tinggi dan rendah gula. Selain menyehatkan pencernaan, kandungan serat di dalamnya juga akan mempertahankan rasa kenyang.

Sementara itu, makanan berlemak tinggi memang harus dihindari, tetapi tidak berarti menghilangkannya sama sekali. Lemak sehat masih diperlukan tubuh karena tubuh dapat memproduksinya sendiri. Sumber lemak sehat antara lain minyak zaitun, alpukat, dan daging putih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
Darah Haid Menggumpal

Darah Haid Menggumpal

Penyakit
4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Nyeri Kronis

Nyeri Kronis

Penyakit
Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Health
Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
Gangguan Sendi Rahang

Gangguan Sendi Rahang

Penyakit
Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Health
Cacar Api

Cacar Api

Penyakit
7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

Health
Ptosis

Ptosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.