Kompas.com - 27/04/2016, 19:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Diabetes tak hanya bisa menyebabkan komplikasi yang bersifat kronik, tetapi juga akut. Salah satu penyakit akut atau terjadi secara mendadak pada pasien diabetes adalah hipoglikemia.

Hipoglikemia merupakan keadaan rendahnya kadar gula darah, yaitu di bawah 70 mg/dL. Seperti halnya kadar gula darah terlalu tinggi, hipoglikemia juga berbahaya karena dapat membuat seseorang mendadak tak sadarkan diri.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin Tri Juli Edi Tarigan atau yang akrab disapa TJ menjelaskan, hipoglikemia bisa terjadi jika pasien diabetes terlalu banyak minum obat dan melakukan aktivitas fisik yang berlebihan.

"Konsultasikan dengan dokter berapa banyak minum obatnya per hari, bagaimana pola makannya, aktivitas fisiknya," kata dokter yang akrab disapa TJ ini dalam diskusi di Jakarta, Selasa (27/4/2016).

Gejala hipoglikemia antara lain keringat dingin, pandangan buram, gelisah, dan gemetar. Akibat kurangnya gula dalam darah, pasien juga akan merasa pusing, sangat lapar, tubuh lemas, cepat marah hingga jantung berdebar cepat.

Jika gejala berlangsung selama 20 menit, segera pergi ke rumah sakit. Penanganan awal kondisi ini bisa dengan makan camilan ringan atau permen untuk menaikkan kembali kadar gula darah menjadi normal.

Meski aktivitas fisik berlebihan bisa menyebabkan hipoglikemia pada pasien diabetes, bukan berarti pasien diabetes tak perlu olahraga.

TJ mengatakan, aktivitas fisik disesuaikan dengan kondisi pasien, misalnya tiga sampai lima kali dalam seminggu selama 30-45 menit. Pengecekan gula darah sebelum olahraga juga peelu dilakukan.

Jika gula darah kurang dari 100 mg/dL sebaiknya konsumsi karbohidrat terlebih dahulu. Jika gula darah lebih dari 250 mg/dL sebaiknya menunda olahraga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.