Kompas.com - 27/04/2016, 20:23 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com — Kolesterol atau lemak buruk di dalam tubuh adalah penentu tinggi atau rendahnya risiko penyakit serius, seperti jantung, stroke, dan pembuluh darah.

Kolesterol tinggi sering disebut silent killer karena bagi kebanyakan orang, tidak ada tanda-tanda atau gejala awal yang terlihat atau terasa dengan jelas. Pada tahap selanjutnya, kadar kolesterol tinggi menunjukkan gejala-gejala, seperti:

Angina, disebabkan oleh penyempitan dari satu atau lebih pembuluh arteri.

Serangan jantung, disebabkan oleh penyumbatan di salah satu pembuluh darah ke jantung.

Stroke, disebabkan oleh penyumbatan di salah satu pembuluh darah di leher atau otak.

Nyeri pada kaki, disebabkan oleh penyumbatan pada arteri otot kaki.

 

Faktor risiko
Ada beberapa hal bagi Anda yang berisiko memiliki kadar kolesterol yang tidak sehat:

- Riwayat keluarga, seperti ibu, ayah, kakak, dan adik dengan kolesterol tinggi.

- Ibu, ayah, saudara atau saudari yang telah mengalami serangan jantung atau angina sebelum usia 50 (pria) atau 60 (wanita).

- Menderita diabetes tipe-2.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Heart UK
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.