Kompas.com - 29/04/2016, 21:35 WIB
Ilustrasi tidur ShutterstockIlustrasi tidur
|
EditorBestari Kumala Dewi

 

KOMPAS.com — Selama ini, kebanyakan orang mungkin biasa tidur menggunakan piama, atau celana pendek dan kaus, lengkap dengan pakaian dalam. Namun, beberapa ahli menyarankan bagi kita untuk tidur tanpa celana dalam dengan alasan kesehatan.

Dokter obstetri dan ginekologi dari Mount Kisco, New York, Alyssa Dweck, mengatakan, tidur tanpa celana dalam dapat menyehatkan area genital.

Pada wanita, jika mengenakan celana dalam, apalagi celana dalam yang ketat saat tidur, hal itu membuat vagina tidak "bernapas" sehingga memunculkan iritasi dan menyebabkan area vagina lembab.

Kelembaban membuat bakteri dan jamur mudah berkembang biak. Bakteri dan jamur tak hanya suka area lembab, tetapi juga gelap dan hangat.

Dweck pun menyarankan para wanita, khususnya yang menderita vulvitis kronis (peradangan lipatan kulit luar vagina) atau vaginitis kronis (radang vagina), agar tidur dengan tidak mengenakan celana dalam.

Dweck mengatakan, hampir seharian penuh seseorang mengenakan celana dalam. Oleh karena itu, malam hari, ketika tidur, adalah waktu yang tepat untuk membiarkan arena genital "bernapas".

Namun, saat sedang menstruasi, tentu seorang wanita harus menggunakan celana dalam. Pilihlah pakaian dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat.

Bagaimana dengan pria? Seorang urolog dan ahli reproduksi pria dari Stanford University Medical Centerin Palo Alto, California, dr Michael Eisenberg, mengatakan, tidak terlalu masalah jika pria mengenakan celana dalam ataupun celana pendek boxer saat tidur.

Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan, memakai pakaian dalam ataupun celana ketat pada pria dapat meningkatkan suhu testis dibanding mengenakan celana longgar. Tingginya suhu testis dapat menurunkan kualitas sperma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis

Penyakit
5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

Health
Polisitemia Vera

Polisitemia Vera

Penyakit
Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Health
Oligomenore

Oligomenore

Penyakit
Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Health
Tromboflebitis

Tromboflebitis

Penyakit
Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.