Kompas.com - 17/05/2016, 12:16 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Angka penjualan rokok di China turun dalam setahun terakhir, setelah pajak rokok dinaikkan. Demikian menurut data yang dirilis oleh organisasi kesehatan dunia (WHO).

Kebijakan menaikkan pajak rokok itu dilakukan pemerintah China sebagai upaya untuk menekan jumlah perokok. Sebagai negara dengan konsumen dan produsen rokok terbesar di dunia, kebijakan China itu dianggap sebagai perang terhadap kebiasaan merokok.

China memiliki 300 juta perokok dan 740 juta orang yang terpapar rokok pasif. Sekitar dua pertiga orang muda di China merokok, kebanyakan dimulai sebelum mereka berumur 20 tahun. Penelitian menunjukkan, separuh dari perokok itu meninggal akibat penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan merokok.

Menurut WHO, jumlah rokok yang dijual di China setahun terakhir turun 3,3, persen menurut data bulan Maret 2016.

Penjualan rokok murah juga turun 5,5 persen pada periode tersebut. WHO menganggap penurunan itu sebagai sinyal bahwa pajak yang tinggi akan mendorong perokok miskin mengurangi konsumsi rokoknya.

"Ini adalah kabar baik, karena orang dari sosial ekonomi terendah di China adalah yang paling terdampak kesehatan dan ekonominya akibat kebiasaan merokok," kata Bernhard Schwartlander, perwakilan WHO di China.

Tahun lalu, China menaikkan pajak rokok dari 5 persen menjadi 11 persen. Peningkatan itu menambah pemasukan negara sampai 11 miliar dollar di tahun 2015.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat kenaikan pajak, harga jual rokok juga rata-rata naik 10 persen, sehingga merek rokok termurah harganya naik 5 kali lipat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
Tamponade Jantung

Tamponade Jantung

Penyakit
9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.