Kompas.com - 21/05/2016, 14:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

TANYA:
Prof, saya sudah menikah dengan istri selama 2 tahun dan saat ini sedang mengikuti program kehamilan karena istri belum hamil juga. Setelah pemeriksaan ke istri, dokter juga mengharuskan saya diperiksa. Selain cek sperma saya juga diambil darah untuk mengetahui kadar testosteron tapi belum diketahui hasilnya.

Yang ingin saya tanyakan, apakah pentingnya harus dicek testosteron segala. Mohon penjelasan dokter kaitannya dengan kehamilan. Apakah kalau kadarnya rendah bisa bikin istri sulit hamil? Terima kasih penjelasannya dok.
Aryo (33), Palembang

 

JAWAB:

Sebenarnya langkah penanganan gangguan kesuburan pria sebagai berikut:
1. Lakukan pemeriksaan fisik termasuk organ kelamin meliputi testis (buah pelit) dan penis
2. Pemeriiksaan sperma
3. Kalau diperlukan lakukan pemeriksaan hormon yang terkait yaitu LH, FSH, testosteron

Hormon testosteron adalah salah satu hormon yang diperlukan dalam proses pembentukan sperma disamping hormon lain di atas.

Kalau hormon testosteron kurang, proses pembentukan sperma bisa terganggu. Tapi kalau terlalu berlebihan pembentukan sperma juga terganggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.