Kompas.com - 26/05/2016, 07:15 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa dalam terapi banyak jenis kanker, perbedaan genetika pada pria dan wanita dapat memengaruhi perkembangan dan agresivitas kanker. Juga memengaruhi bagaimana pasien menanggapi pengobatan.

 

Para peneliti mengatakan temuan mereka dapat mempengaruhi pengembangan obat dan strategi untuk mencegah dan mengobati kanker dengan memertimbangkan jenis kelamin pasien.

 

"Efek gender dalam analisis molekuler diabaikan di lapangan," kata Han Liang, profesor bioinformatika dan biologi komputasi di University of Texas MD Anderson Cancer Center. "Dokter harus tahu apakah ada terapi yang lebih ampuh untuk pria dan wanita."

 

Dr Liang adalah penulis senior studi, yang diterbitkan online minggu lalu dalam jurnal Cancer Cell.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Untuk penelitian ini, Dr. Liang dan rekan-rekannya menganalisa data dari sekitar 3.200 pasien di Cancer Genome Atlas. Mereka menemukan delapan jenis kanker di mana perbedaan karakteristik molekuler sangat terkait dengan perbedaan jenis kelamin pria dan wanita dalam mengembangkan kanker dan tingkat risiko kematian.

 

Tingkat keganasan yang diduga dipengaruhi jenis kelamin, di antaranya adalah kanker kandung kemih, kepala dan leher, tiroid, hati paru-paru dan ginjal.

 

Lima jenis kanker lainnya yaitu glioma tumor otak dan glioblastoma, usus besar dan rektum, tidak terlalu dipengaruhi perbedaan jenis kelamin. Jenis kanker lainnya tidak dimasukkan dalam penelitian ini.

 

Ahli onkologi yang tidak terlibat dengan penelitian tertarik dengan temuan ini, namun mengatakan masih terlalu dini untuk menggunakannya dalam memandu pengobatan.

 

"Ini meletakkan dasar bagi kita untuk mengeksplorasi hal-hal tertentu lebih lanjut," kata John Heymach, kepala departemen kanker leher, dada dan kepala di MD Anderson. "Temuan ini belum bisa mengubah apa yang sudah kita lakukan saat ini."

 

Salah satu alasannya adalah bahwa penelitian lanjutan diperlukan untuk lebih memahami manfaat dan risiko pengobatan berdasarkan gen gender. Lainnya adalah bahwa perbedaan genetik yang diidentifikasi oleh peneliti, mungkin lebih umum terjadi di salah satu jenis kelamin daripada jenis kelamin lainnya, tidak terlihat di semua penderita kanker pria atau semua penderita kanker wanita.

 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Health
Punggung Panas

Punggung Panas

Penyakit
Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Health
Gangguan Penyimpanan Lisosom

Gangguan Penyimpanan Lisosom

Penyakit
3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

Health
Pusar Bau

Pusar Bau

Penyakit
4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

Health
Kuku Kaki Bergelombang

Kuku Kaki Bergelombang

Penyakit
9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

Health
Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Health
9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

Health
Infeksi Virus

Infeksi Virus

Penyakit
8 Sayuran yang Mengandung Protein Tinggi

8 Sayuran yang Mengandung Protein Tinggi

Health
Lidah Gatal

Lidah Gatal

Penyakit
Tak Hanya Tambah Ilmu, Baca Buku Bisa Perpanjang Umur

Tak Hanya Tambah Ilmu, Baca Buku Bisa Perpanjang Umur

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.