Kompas.com - 29/05/2016, 21:15 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Penelitian menyebutkan, pola makan Mediterania dapat membantu Anda mencapai berat ideal, mengontrol kadar gula darah dan tingkat depresi. Plus, mengurangi risiko peradangan yang dapat berujung pada sakit jantung, stroke dan Alzheimer. Bagaimana cara menerapkan pola makan Mediterania? Ikuti delapan langkah berikut ini.

 

Ganti mentega dan margarin dengan minyak sehat sesering mungkin.

Gunakan minyak zaitun yang merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung Anda. Pilih minyak zaitun extra-virgin berkualitas tinggi untuk memasak dan memanggang atau sebagai penambah rasa. Alternatif lain adalah minyak canola atau minyak kenari.

 

Ganti sumber protein Anda.

Ganti daging merah dengan protein dari ayam tanpa kulit dan kalkun, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian dan sumber protein nabati lainnya. Dengan mengganti daging merah, Anda akan menurunkan asupan lemak jenuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Makan sayuran sepanjang hari.

Kebanyakan orang tidak mengonsumsi sayuran dengan cukup! Rekomendasi yang dianjurkan adalah tiga hingga delapan porsi sayuran sehari. Pilih sayuran dalam berbagai warna untuk mendapatkan kelengkpan antioksidan dan vitamin.

 

Konsumsi gandum dan biji-bijian lainnya.

Quinoa, gandum yang menjadi makanan pokok bangsa Inca kuno adalah pilihan sehat selain gandum utuh. Juga barley yang penuh serat. Pasangkan dengan sup jamur, dan nikmati kala masih panas.

Biji-bijian utuh bersifat mengenyangkan dan berindeks glikemik rendah sehingga bagus untuk insulin Anda. Plus, berserat tinggi, sehingga bagus untuk pencernaan.

 

Halaman:
Baca tentang

Sumber Eat Well
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.