Kuning Telur Tak sebabkan Kolesterol Tinggi

Kompas.com - 10/06/2016, 03:49 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Selama beberapa dekade, kadar kolesterol darah yang tinggi telah dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan serangan jantung yang lebih tinggi.

 

Dalam upaya untuk memangkas kadar kolesterol darah, komunitas medis menyarankan masyarakat untuk melakukan diet kolesterol, seperti menghindari konsumsi telur utuh.

 

Tapi, ada satu hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memusuhi kuning telur.

 

"Menghindari kuning telur hampir tidak relevan jika Anda mengharapkan kadar kolesterol darah yang sehat dan kesehatan jantung," kata Donald K. Layman, Ph.D., profesor ilmu makanan dan nutrisi di University of Illinois.

 

“Bahkan, setelah melakukan studi, kurang dari setengah responden yang memiliki penyakit jantung yang dinyatakan memiliki kadar kolesterol tinggi. Sehingga, kolesterol tinggi bukan patokan yang bisa memprediksi penyakit jantung."

 

Patricia Vassallo, M.D., ahli jantung di Rumah Sakit Northwestern Memorial mengatakan, “Untuk meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah secara alami, Anda harus berhenti mengonsumsi lemak trans. Makan lebih banyak makanan dengan kandungan asam lemak omega-3 dan juga serat, seperti buah dan sayur. Sehingga, Anda tak perlu bermusuhan dengan kuning telur.”

 

Telur merupakan sumber protein nomor 1 yang mudah diserap, yang berarti bahwa tubuh Anda dapat menyerap dan menggunakan protein telur lebih baik, ketimbang dari makanan lain. Seluruh telur akan menyumbangkan sekitar enam sampai tujuh gram protein, tergantung pada ukuran.

 

Sementara itu, penelitian dari University of Surrey di Inggris menunjukkan bahwa kuning telur kaya akan fosfor, zinc, vitamin B, kolin, dan antioksidan.

 

Bila dikombinasikan dengan putih telur, maka nutrisi yang didapatkan tubuh menjadi lebih baik, mulai dari membantu mengurangi inflamasi, penurunan berat badan lebih mudah, lebih banyak otot, dan kecerdasan otak.

 

Bahkan, dalam sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan American Heart Journal, orang yang sudah memiliki penyakit arteri koroner, makan telur utuh dua buah sehari masih baik-baik saja.

 


Sumber Menshealth
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Health
Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Health
Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Health
6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

Health
4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

Health
7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

Health
5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

Health
Jumlah Kalori dalam Donat

Jumlah Kalori dalam Donat

Health
Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Health
Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Health
Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Health
Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Health
Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Health
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Health
5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X