Kompas.com - 14/06/2016, 21:09 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Meski mudah didapatkan di pasar swalayan, masih banyak orang yang bellum mengetahui manfaat okra. Padahal, peneliti telah menemukan bahwa okra bisa dianggap sebagai anggota superfood baru, karena tidak saja rendah kalori dan kaya akan sumber serat makanan, vitamin, serta antioksidan, tetapi okra juga melakukan hal besar untuk kesehatan kulit dan mata.

"Okra dikenal memiliki tingkat tinggi vitamin A, vitamin C, dan antioksidan lainnya, membuatnya menjadi pilihan tepat dalam membantu mengurangi keriput, membantu mencegah jerawat bahkan menghilangkan bekas jerawat, dan mengurangi iritasi dan noda pada kulit," kata Lana Pinchasov, RPA -C, asisten dokter di Schweiger Dermatology Group di New York City.

Pinchasov melanjutkan, beberapa antioksidan yang ditemukan dalam okra yang bermanfaat untuk kesehatan mata adalah beta-karoten, zeaxanthin, dan lutein.

Antioksidan tersebut juga mempromosikan netralisasi radikal bebas di mata, yang menyebabkan kerusakan sel-sel dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk degenerasi makula dan katarak. Hal ini juga membantu menyehatkan mata untuk mencegah penyakit mata.

"Menariknya, okra tak hanya dapat diolah sebagai makanan untuk mendapatkan manfaat tersebut, tetapi juga dapat dioleskan pada wajah untuk efek lokal," kata Pinchasov.

"Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan merebus okra sampai lunak, lalu gunakan garpu untuk melumatkannya hingga halus. Oleskan ke wajah Anda selama empat sampai enam menit untuk kulit yang lebih halus dan segar."

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Yahoo News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.