Sia-siakah Memvaksin Anak Kita?

Kompas.com - 29/06/2016, 11:35 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorWisnubrata

Mengingat pentingnya vaksin bagi kesehatan anak kita, maka pemalsuan vaksin merupakan sebuah kejahatan luar biasa.

Kita boleh sedikit lega karena Presiden Joko Widodo menegaskan akan menghukum berat sindikat vaksin palsu. Dengan begitu, kita berharap kejahatan ini tidak terulang lagi di kemudian hari.

Masyarakat juga menaruh harapan besar pada pemerintah agar pengawasan vaksin dan obat diperkuat agar kita bisa memenuhi hak anak atas kesehatan.

Walau awam, bahkan dokter, mungkin sulit membedakan secara langsung vaksin asli dan palsu, tetapi orangtua diharapkan tetap tenang. Jangan sampai orangtua tidak mengimunisasi anaknya karena kasus ini karena akibatnya justru lebih merugikan. Buang jauh-jauh juga perasaan percuma memberikan vaksin pada anak.

Kementrian Kesehatan menyarankan agar orangtua tetap memberikan anak-anaknya imunisasi dasar. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan, HM Subuh mengatakan, 89 persen imunisasi dasar dilakukan di puskesmas, posyandu, hingga pos-pos yang didirikan pemerintah.

Bila orangtua tidak yakin apakah anaknya sudah mendapat vaksin asli atau palsu, tidak ada salahnya melakukan vaksinasi ulang. Sekretaris Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Hindra Irawan Satari, mengatakan tak ada efek tambahan bagi anak jika dilakukan vaksin ulang.

Pemberian vaksin ulang akan membuat anak yang sebelumnya dapat vaksin palsu akan mendapat kekebalan. Yang sudah dapat vaksin asli akan mendapat kekebalan baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah menyediakan layanan vaksinasi ulang dan menjamin keaslian vaksin di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah (fasyankes). Masyarakat juga bisa memilih rumah sakit dan dokter terpercaya. Bila ada keraguan, tak perlu sungkan mengungkapkannya kepada tenaga kesehatan.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kaki Kaku
Kaki Kaku
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
Bibir Bengkak

Bibir Bengkak

Penyakit
Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Health
Kulit Bersisik

Kulit Bersisik

Penyakit
4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Health
Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.