Kompas.com - 22/07/2016, 09:05 WIB
daging merah shutterstockdaging merah
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Mengganti daging merah dengan sumber protein lain seperti ayam dan ikan, dapat mengurangi risiko gagal ginjal, begitulah menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Singapura.

Penurunan terjadi hingga 62 persen terkait dengan risiko stadium akhir penyakit ginjal - yang membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal.

Hampir semua daging merah yang dikonsumsi oleh peserta studi adalah daging babi. Penelitian ini dipimpin oleh Profesor Koh Woon Puay dari Duke-NUS Medical School dan NUS Saw Swee Hock School of Public Health.

Penelitian dilakukan selama periode 15 tahun pada lebih dari 60.000 orang dewasa Cina di Singapura. Peserta berusia antara 45 dan 74 tahun pada awal studi tersebut.

Tidak ada hubungan yang ditemukan antara gagal ginjal dan konsumsi unggas, ikan, telur atau produk susu, sementara kedelai dan kacang-kacangan lainnya dapat mengurangi risiko gagal ginjal, studi ini menemukan.

Hasil temuan konsisten dengan temuan lain yang meneliti pola makan Barat yang banyak mengonsumsi daging sapi dan olahan.

Jumlah moderat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara terbaik mengonsumsi daging merah adalah memakannya dalam jumlah sedang. Misalnya, alih-alih makan daging merah setiap hari, lebih baik mengganti atau menyelinginya dengan daging lain seperti unggas dan ikan, atau protein nabati seperti kedelai dan kacang-kacangan.

Profesor Koh Woon Puay, yang memimpin studi tersebut, mengatakan tidak perlu berhenti makan daging merah secara total jika Anda belum bisa. Dia mengatakan, "Yang terbaik adalah makan daging merah dalam jumlah moderat."

Sementara itu, Profesor Chan Choong Meng, seorang konsultan senior, dan profesor Woo Keng Thye, konsultan emeritus, mencatat bahwa orang membutuhkan protein untuk memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat dalam memerangi infeksi.

Anda harus memastikan bahwa kebutuhan protein Anda terpenuhi dari sumber lain seperti telur dan susu, jika memilih untuk tidak makan daging, ikan atau makanan laut lainnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Patah Tulang

Patah Tulang

Penyakit
10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

Health
Regurgitasi Aorta

Regurgitasi Aorta

Penyakit
Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Health
Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Health
Gangguan Makan

Gangguan Makan

Penyakit
Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Health
5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

Health
Iktiosis

Iktiosis

Penyakit
Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Health
6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

Health
Hepatitis C

Hepatitis C

Penyakit
Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Achondroplasia

Achondroplasia

Penyakit
Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.