Kompas.com - 02/08/2016, 07:16 WIB
EditorLusia Kus Anna

Obat-obatan pelangsing yang dijual bebas biasanya hanya menawarkan penurunan bobot dalam jangka pendek, dan berat badan akan naik lagi jika obat dihentikan.

Waspadai efek samping dari obat-obatan tersebut, misalnya ada diare, keluar minyak saat buang angin, atau nyeri perut. Waspadai juga jika detak jantung menjadi lebih cepat dari biasanya.

Obat pelangsing generasi lama, misalnya phentermine, diethypropion, bekerja dengan merangsang saraf adrenergic untuk menekan nafsu makan. Obat-obatan ini memiliki efek samping mulut kering, mual, dan emosi naik turun.

Efek samping lain meliputi palpitasi jantung, detak jantung tidak terkendali, peningkatan tekanan darah, nyeri dada, dan sesak napas.

Sebelum Anda memilih obat pelangsing, sebaiknya upayakan perubahan gaya hidup lebih sehat. Apa pun metode yang Anda pilih untuk menurunkan berat badan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter demi keamanan jantung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.