Kompas.com - 27/08/2016, 09:03 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Bila secangkir kopi yang Anda minum sudah bisa membuat Anda merasa bersemangat dan berkonsentrasi sepanjang hari, bersyukurlah pada gen Anda karena efek kafein yang lama itu.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap, gen berpengaruh pada cara tubuh memecah kafein. Gen itu juga memengaruhi seberapa banyak kopi yang perlu kita minum.

Pada orang yang memiliki variasi gen PDSS2, kafein di tubuhnya akan dipecah secara perlahan. Pemecahan yang lambat itu berarti kafein akan tinggal di dalam tubuh lebih panjang, sehingga ia tak perlu minum kopi banyak-banyak untuk mendapatkan efek yang sama. Mungkin secangkir sehari sudah cukup.

Penelitian itu dilakukan dengan menguji DNA lebih dari 1000 orang di Italia Utara dan Selatan, serta lebih dari 1.700 orang di Belanda. Para partisipan studi juga ditanya berapa banyak kopi yang mereka minum dalam sehari.

Memang orang-orang yang memiliki gen PDSS2 itu minum kopi lebih sedikit.

Gen PDSS2 bukanlah satu-satunya gen yang terkait dengan konsumsi kafein. Studi sebelumnya juga menemukan gen lain yang berpengaruh pada enzim pemecah kafein.

Jadi, tak perlu heran lagi jika ada orang yang dalam sehari harus minum beberapa cangkir kopi agar terjaga dan berkonsentrasi, sementara Anda cukup minum satu cangkir. Mungkin Anda adalah pemilik gen PDSS2 ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Health
3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.