Kompas.com - 29/08/2016, 11:05 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

Jika ada satu lubang pada salah satu gigi, Anda bisa meminta dokter menambalnya. Tapi tambalan tidak bertahan selamanya. Mereka akhirnya harus ditambal ulang dan setiap kali itu terjadi, dokter terpaksa harus mengebor lebih dalam dan akhirnya mungkin pada satu titik, Anda tetap akan kehilangan gigi.

 

Jangan lupa: Napas Anda akan benar-benar bau. Bahkan, jika Anda mencoba untuk menutupinya dengan permen karet.

Tidak menyikat gigi memungkinkan bakteri berkembang dengan baik di dalam mulut Anda, akhirnya mengarah ke penumpukan plak. Plak inilah, ditambah dengan radang, yang akan menimbulkan bau mulut tak sedap.

Menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam, berarti mengakhiri siksaan orang-orang di sekeliling Anda yang mungkin tak sengaja mencium bau mulut Anda yang tak sedap.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.