Kompas.com - 03/09/2016, 10:23 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Melakukan berbagai cara agar ibu dapat memberikan air susu ibu secara eksklusif kepada buah hatinya adalah hal yang perlu diperjuangkan. Ini karena tak ada asupan lain yang bisa menandingi kebaikan ASI untuk bayi.

ASI mengandung semua nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang bayi, menyediakan antibodi yang membantu melawan infeksi dan melindungi bayi dari alergi dan obesitas saat mereka besar.

Menyusui juga bisa membantu ibu mengurangi berat badan akibat kehamilan, serta melindungi ibu dari kanker payudara dan ovarium. Tentunya, bonding antara ibu dan bayi lebih kuat karena proses menyusui.

Walau demikian, sebagian ibu kesulitan memberikan ASI dalam jumlah yang cukup. Faktor kesibukan dan kurangnya pengetahuan juga membuat sebagian ibu memutus pemberian ASI sebelum waktunya karena alasan produksi ASI semakin berkurang.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Antara lain, mengonsumsi makanan bergizi dengan kalori lebih tinggi dibanding saat kehamilan. Konsumsi makanan dalam jenis yang bervariasi setiap harinya.

Mengonsumsi beberapa makanan yang dipercaya bisa meningkatkan produksi ASI juga layak dicoba. Di Indonesia, daun katuk telah dipakai secara turun temurun agar produksi ASI lebih lancar.

Daun katuk bisa dikonsumsi dalam bentuk sayur atau dilalap. Meski begitu, cara mengolah daun katuk harus benar-benar diperhatikan agar zat aktif di dalamnya tidak rusak. Terlalu lama memasaknya bisa menurunkan kualitasnya.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi produk suplemen peningkat produksi ASI. Salah satu yang baru diluncurkan adalah Sari ASI yang berisi ekstrak daun katuk dan biji klabet.

"SARI ASI memiliki kombinasi unik yaitu kandungan daun katuk yang berfungsi merangsang pelepasan hormon Prolaktin yang secara efektif meningkatkan produksi ASI dan biji klabet yang dapat meningkatkan hormone oksitosin untuk memperlancar aliran ASI," kata Gibran Abidin, Head of Sales and Marketing, PT Tunggal Idaman Abdi selaku produsen.

Jangan lupa untuk sering-sering menyusui agar lebih banyak lagi ASI diproduksi, minum cukup air, serta beristirahat dengan cukup, agar produksi ASI semakin melimpah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.