Kompas.com - 07/09/2016, 07:45 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sebanyak 300 juta penderita asma di dunia dapat mengurangi risiko serangan asma dengan asupan vitamin D, selain mengonsumsi obat-obatan asma standar mereka.

Analisa yang meliputi uji coba di Amerika Serikat, Kanada, India, Jepang, Polandia dan Inggris menemukan, bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D dapat membantu pasien mengurangi risiko serangan asma.

Adrian Martineau, seorang profesor infeksi pernapasan di Queen Mary University of London yang memimpin penelitian, mengatakan hasil yang menarik, meskipun juga menyarankan seseorang untuk tetap hati-hati.

"Temuan yang berkaitan dengan serangan asma berat ini hanya didapat dari tiga percobaan di mana pasien sebagian besar orang dewasa dengan asma ringan atau sedang," katanya.

Uji coba lebih lanjut diperlukan untuk anak-anak dan orang dewasa dengan asma berat untuk mengetahui apakah vitamin D juga bisa bermanfaat bagi pasien tersebut.

Martineau lebih lanjut mengatakan, belum jelas pula apakah efek dari tablet vitamin D berkhasiat untuk seluruh pasien, atau hanya pada mereka yang memiliki kadar vitamin D yang rendah.

Erika Kennington, kepala riset untuk Asthma-UK, mengatakan bahwa temuan ini menjanjikan, tapi diperlukan lebih banyak bukti bila ingin diterapkan sebagai salah satu solusi asma.

"Dengan begitu banyak jenis asma, bisa jadi bahwa Vitamin D dapat memberi manfaat bagi beberapa orang dengan kondisi tertentu, tetapi belum tentu yang lain," katanya.

Asma adalah penyakit kronis yang mempengaruhi sekitar 300 juta orang di seluruh dunia, dengan gejala meliputi batuk, sesak dada dan sesak napas.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.