Kompas.com - 07/09/2016, 09:45 WIB

Kepala Seksi Farmasi di Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jabar, Dede Sediana menyatakan, penjualan obat di warung kecil dan minimarket sulit diawasi karena berjumlah amat banyak. Jadi, warga diimbau membeli obat di apotek karena pengawasannya ketat. Sanksi tegas diberikan kepada apotek yang terbukti menerima dan menjual obat palsu.

Obat kedaluwarsa

Di Jakarta, Polda Metro Jaya menyita buku penjualan milik M (41), tersangka penjual obat kedaluwarsa di Pasar Pramuka, Jakarta Timur. Buku itu mencatat penjualan obat dalam jumlah besar dari toko obat milik M ke sejumlah kota, antara lain Palembang, Pontianak, dan Banjarmasin.

Polisi mendalami apakah obat yang dikirim ke luar Jakarta kedaluwarsa karena tersangka mengaku bahwa kondisi obat yang dijual dalam jumlah besar masih bagus.

Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Jabar, mengklaim belum menemukan obat kedaluwarsa dijual bebas di Cirebon. Namun, warga Cirebon diminta mewaspadai adanya obat kedaluwarsa. ”Kami sudah survei ke puluhan pedagang besar farmasi, tak ada obat palsu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon Edy Sugiarto. (SAN/ADH/CHE/JOG/IKI/WAD)


Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 7 September 2016, di halaman 1 dengan judul "Obat Ilegal Picu Gangguan Mental".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.