Kompas.com - 09/09/2016, 16:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

Melakukan diet bebas gluten amat populer di kalangan tiga kelompok yang tidak memiliki kebutuhan medis : dewasa muda usia 20-39 tahun, wanita, kulit putih non Hispanik.

Dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengevaluasi apakah diet bebas gluten bermanfaat atau berbahaya untuk populasi umum dan untuk menyelidiki ciri-ciri orang yang mengikuti diet tersebut.

"Sebagian yang mendorong tren diet bebas gluten adalah rasa percaya yang dibakar oleh marketing dan media bahwa makanan ini lebih sehat," kata Dr Daphne Miller, associate profesor kedokteran keluarga dan komunitas dari University of California, San Francisco. Ia sendiri tak terlibat dalam penelitian baru itu.

Beberapa penelitian mengenai orang yang mengikuti diet bebas gluten dengan alasan selain penyakit seliak atau alergi gandum menemukan manfaat sehat. "Selain itu riset-riset lain menemukan tidak ada manfaatnya," kata Miller.

Beberapa riset lain mempertanyakan apakah menghilangkan protein gluten seperti mengurangi konsumsinya atau makan lebih sedikit makanan yang diproses menyebabkan perbaikan gejala atau meningkatkan kesehatan secara umum ketika melakukan diet bebas gluten.

Dibutuhkan lebih banyak riset untuk mengerti bagaimana dan mengapa diet bebas gluten mempengaruhi gejala-gejala keluhan pencernaan, suasana hati dan kesehatan. Demikian kata Miller.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.