Kompas.com - 28/09/2016, 16:47 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Banyak ibu yang mengeluh kesulitan membuat anak mereka mau membuka mulut untuk makan. Siapa sangka kalau penolakan tersebut bisa jadi karena kesalahan orangtua sendiri.

Susah makan atau hanya mau makan makanan tertentu sebenarnya adalah hal yang normal pada anak usia 1-3 tahun. Menurut dr.Dian Permatasari, Sp.GK, di usia ini anak memang lebih fokus pada kegiatan bermain sehingga tidak peduli dengan hal lain.

Selain itu, ada beberapa kebiasaan orangtua yang keliru dalam mengajarkan pola makan yang sehat. Misalnya saja anak sering mengonsumsi jajanan dan susu.

"Karena anak sudah jajan dan minum susu, maka ia tidak punya rasa lapar," kata Dian.

Pemberian susu sebaiknya tidak berdekatan dengan waktu makan. Menurut Dian, susu hanya diberikan untuk melengkapi makan biasa dan bukan makanan utama.

Psikolog Anna Surti Ariani, M.Psi atau Nina, menambahkan, proses makan sangat terkait dengan faktor medis dan psikologis.

"Ada orangtua yang bingung karena anaknya seperti tidak pernah lapar. Kemungkinan itu karena jadwal makan anak tidak teratur," katanya.

Orangtua perlu mengajarkan rutinitas makan yang baik, yaitu makan besar tiga kali sehari dan camilan dua kali. Jangan biarkan anak makan sambil bermain atau berlarian.

"Saat makan biasakan anak ada di meja makan dan makan bersama orangtuanya sehingga anak tahu ada rutinitas makan. Kalau anak sudah makan makanan pendamping ASI, beri ia makanan yang sama seperti orangtua," papar Dian.

Kebiasaan makan bersama akan membantu anak mengamati cara orang lain makan dan merasakan berbagai makanan sehat yang disajikan. 

"Sesekali ajak anak makan bersama anak-anak seusianya. Ini juga bisa jadi stimulasi sosial," imbuh Nina.

Mengajarkan anak pentingnya mengonsumsi makanan sehat diperlukan kesabaran. Tak perlu terlalu memaksa karena bisa membuat anak jadi trauma. Ajarkan dalam suasana yang menyenangkan dan konsisten.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.