Kompas.com - 30/09/2016, 17:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak yang memiliki gaya belajar kinestetik butuh banyak bergerak untuk dapat menyerap pelajaran dengan baik. Hal ini menjadi tantangan para orangtua karena metode belajar di sekolah konvensional umumnya mengharuskan murid duduk diam mendengarkan guru.

"Kalau anak kinestetik memang butuh usaha karena kebutuhannya besar," ujar psikolog dari TigaGenerasi, Putu Andini dalam talkshow di Mother & Baby Fair, Balai Kartini, Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Menurut Putu, orangtua di rumah harus mengimbanginya dengan memberikan metode belajar sesuai dengan gaya anak di rumah. Misalnya, dalam 20 menit belajar, 5 menit diselingi dengan sambil bergerak. Buatlah belajar jadi mengasyikkan bagi anak.

Pendiri Tiga Generasi Noella Adriyanti Rilantono atau yang akrab disapa Ui Birowo juga menceritakan bagaimana ia mengatasi anak pertamanya yang memiliki gaya belajar kinestetik.

"Anak kedua, dia bisa duduk diam sambil mengerjakan soal dalam waktu lama. Kalau anak pertama, enggak bisa, harus sambil gerak. Jadi waktu itu belajar menghitung sambil main basket," cerita Ui.

Untuk mengenali yang mana gaya belajar anak, menurut Ui orangtua harus menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak. Dengan observasi yang optimal, kebiasaan anak termasuk gaya belajarnya pun akan lebih mudah dipahami.

Ui menceritakan, anaknya saat itu sulit mengenal angka satu, dua atau tiga dengan menggunakan flashcard. Menurutnya, flashcard lebih cocok untuk anak yang memiliki gaya belajar visual atau mengandalkan penglihatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anak pun sebaiknya tidak dibiarkan selalu mengikuti pembelajaran yang tak sesuai dengan gayanya. Akibatnya, belajar menjadi beban buat anak dan informasi yang terserap jadi tidak optimal.

"Sebagai orangtua kita harus kreatif. Kalau cuma belajar menggunakan buku saja, menulis, kan bosen. Jadi di rumah saya ajak bagaimana belajar itu asik," papar Ui.

Baca juga: Anak Sulit Memahami Pelajaran? Kenali Dulu Gaya Belajarnya

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Retinoblastoma
Retinoblastoma
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.