Kompas.com - 02/10/2016, 15:15 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

Penelitian terbaru menunjukkan, bahwa beberapa orang liver yang bekerja lebih lamban dibanding liver orang lainnya. Walhasil, karsinogen tinggal lebih lama di dalam aliran darah dan menyebabkan kerusakan.

Dr. Schiller menjelaskan, liver yang terlalu aktif juga bisa berbahaya, dengan cara memecah molekul yang tidak berbahaya dan mengubahnya menjadi karsinogen. Molekul-molekul ini kemudian dikirim kembali ke dalam darah beredar ke seluruh tubuh. Jika sel-sel paru-paru menyerapny,a maka sel kanker akan tumbuh.

 

Cara Melindungi Diri dari Kanker Paru

Mengisap rokok masih menjadi penyebab utama kanker paru-paru. Wanita perokok 13 kali lebih berisiko mendapatkan penyakit ini dibanding yang bukan perokok. Simak tiga faktor yang dapat meningkatkan atau menurunkan risiko Anda.


1. Anda pernah merokok.

Risiko kanker paru-paru segera urun segera setelah Anda berhenti merokok. Para peneliti di Harvard School of Public Health menemukan bahwa lima tahun setelah berhenti, mantan perokok wanita 21 persen lebih sedikit yang meninggal karena kanker paru-paru dibanding wanita yang terus merokok.

Risiko ini terus berkurang setiap tahun, jika Anda tetap bertahan untuk tidak merokok.


2. Suami Anda merokok ketika Anda tidak ada.

Adalah baik jika Anda tidak mengirup asap rokok yang dihasilkan oleh suami Anda. Tapi, sisa-sisa asapnya masih bisa berakibat buruk bagi Anda.

Para peneliti di Lawrence Berkeley National Laboratory menemukan bahwa asap nikotin akan melekat pada rambut, kulit, furniture, interior mobil, dan debu selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan setelah seseorang merokok.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.