Kompas.com - 04/10/2016, 12:15 WIB
Ilustrasi merokok di kabin dengan anak kecil. WorldcarfansIlustrasi merokok di kabin dengan anak kecil.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Bagi perokok, pikirkan juga kesehatan orang-orang di sekitar Anda, terutama keluarga sendiri. Menurut penelitian terbaru yang dipublikasikan di International Journal of Epidemiology, anak-anak yang ayahnya perokok memiliki risiko sakit asma tiga kali lipat.

Selama ini, sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa ibu yang merokok selama kehamilan berisiko melahirkan anak dengan asma. Ternyata, kebiasaan merokok oleh ayah pun juga berpengaruh.

Menurut penelitian ini, nikotin pada rokok telah merusak sel sperma pria dan akhirnya memengaruhi gen anak. Penelitian ini melibatkan 24.000 anak. Peneliti mengamati kapan pria mulai merokok dan melihat risiko kesehatan anak mereka.

Mereka yang merokok sejak dini, yaitu sebelum usia 15 tahun menjadi sangat berisiko mengalami masalah pada kesehatan sperma. Jadi, bukan hanya dipengaruhi kebiasaan merokok setelah berkeluarga, tetapi jauh sebelum itu.

"Ayah perokok, baik sebelum konsepsi (pembuahan), berisiko tiga kali lipat memiliki anak sakit asma dibanding para ayah yang tidak pernah merokok sebelumnya," kata profesor Cecilie Svanes dari University of Bergen di Norwegia.

Bahkan, jika berhenti merokok sebelum konsepsi, tetap akan memengaruhi bayi. Menurut Cecilie, lamanya merokok, misalnya sejak masa remaja hingga sebelum menikah, sudah sangat memengaruhi sel sperma.

Temuan ini menambah banyak bukti bahwa bagaimana perilaku pria sebelum konsepsi menjadi sangat penting untuk kesehatan bayinya kelak. Kebiasaan buruk pria seperti merokok ternyata memengaruhi sperma dan genetik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi lainnya pernah menemukan, pria yang merokok ganja lebih dari satu kali dalam seminggu mengalami penurunan jumlah sperma 29 persen dibanding pria tidak merokok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.