Gangguan Seksual yang Malu Diungkapkan Wanita

Kompas.com - 05/10/2016, 12:45 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Dibandingkan pria, para wanita sebenarnya lebih peduli pada kesehatannya. Kaum hawa ini juga segera mencari pertolongan dokter bila merasakan gejala penyakit. Walau begitu, ada gangguan kesehatan yang malu untuk diungkap wanita.

Gangguan seksual adalah salah satu masalah yang lebih suka disimpan rapat-rapat oleh wanita. Dalam sebuah survei terungkap tiga perempat wanita mengatakan libido mereka menurun setelah mencapai usia 50 tahun.

Lebih dari separuh responden mengatakan terlalu malu untuk berkonsultasi pada dokter untuk gangguan seksual tersebut. Tak heran bila hanya dua persen saja yang mendapatkan terapi dari dokter.

Selain penurunan gairah seksual, rasa tidak nyaman saat berhubungan seksual dan kekeringan pada vagina juga menjadi gangguan yang dianggap memalukan untuk dikonsultasikan ke dokter.

Gangguan yang terjadi pada organ intim wanita itu sebenarnya adalah gejala-gejala yang lazim dialami wanita usia menopause. Sekitar 27 persen responden mengakui mereka juga tidak nyaman membicarakan hal itu pada suaminya.

Padahal, menurut Dr.Rosemary Leonard, gangguan akibat menopause dengan mudah bisa diatasi oleh dokter.

"Ternyata kebanyakan wanita merasa gejala-gejala itu adalah bagian dari penuaan dan mereka tidak sadar bisa mendapatkan terapi pengobatan untuk masalahnya," kata Leonard.

Survei tersebut dilakukan pada 1.023 wanita dan 977 pria berusia di atas 54 tahun yang memiliki pasangan.

Penurunan libido juga bisa terjadi karena seiring dengan pertambahan usia, banyak wanita merasa tidak percaya diri jika suaminya melihat tubuhnya yang telanjang.

Di luar masalah penampilan, ternyata 91 persen orang yang disurvai mengatakan hubungan dengan pasangannya lebih kuat dalam mencintai dan rasa percaya.


Sumber Dailymail
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X