Kompas.com - 06/10/2016, 18:07 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sangat penting bagi wanita untuk menjaga kebersihan area organ intim. Apalagi saat menstruasi atau haid datang.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Jakarta, Liva Wijaya mengungkapkan, menstruasi dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri. Alasannya, saat menstruasi area kewanitaan akan menjadi lebih lembab.

Kelembaban ini dapat memicu perkembanganbiakan bakteri jahat yang lebih banyak dan memudahkan terjadinya luka atau iritasi.

"Darah ini bagian dari nutrisinya bakteri, dia bisa tumbuh banyak. Dalam keadaan menstruasi yang pH-nya sedikit berubah, kalau pertahanan tuubuh enggak kuat, bakteri akan tumbuh infeksi vulva di vagina," jelas Liva dalam diskusi di Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Meningkatnya pH di area vagina juga dapat menyebabkan bakteri baik Lactobasilus tidak tumbuh. Ekosistem vagina yang sehat, yaitu pH sekitar 3.8-4.5.

Selain itu, perlu diketahui pula bahwa saat menstruasi, normalnya terjadi alir balik darah. Liva menjelaskan, siklus dua arah terjadi ketika sel darah dan jaringan yang harusnya terbuang ke vagina mengalir ke leher rahim dan tuba falopi.

Akibatnya, kontaminasi bakteri semakin mudah, karena ada aliran dari atas ke bawah maupun sebaliknya saat menstruasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Liva mengatakan, kasus infeksi juga telah banyak ditemukan setelah periode menstruasi. Infeksi bakteri tidak hanya bisa terjadi pada area luar vagina, tetapi juga bisa masuk ke dalam, seperti leher rahim, hingga panggul.

Untuk itu, sangat penting menjaga kebersihan vagina saat menstruasi untuk menghindari infeksi bakteri di organ kewanitaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Alergi Susu
Alergi Susu
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Takikardia

Takikardia

Penyakit
6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

Health
Halusinasi

Halusinasi

Penyakit
6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

Health
Parkinsonisme

Parkinsonisme

Penyakit
6 Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

6 Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

Health
Lipoma

Lipoma

Penyakit
Cedera Kepala, Kapan Perlu Waspada?

Cedera Kepala, Kapan Perlu Waspada?

Health
Gigi Kecil (Microdontia)

Gigi Kecil (Microdontia)

Penyakit
Hari Cuci Tangan Sedunia, Ingat 6 Cara Cuci Tangan yang Benar

Hari Cuci Tangan Sedunia, Ingat 6 Cara Cuci Tangan yang Benar

Health
Katarak

Katarak

Penyakit
6 Cara Sehat Gunakan Gadget

6 Cara Sehat Gunakan Gadget

Health
7 Cara Jaga Kesehatan Mental Anak di Masa Pandemi

7 Cara Jaga Kesehatan Mental Anak di Masa Pandemi

Health
9 Penyebab Perut Bawah Nyeri

9 Penyebab Perut Bawah Nyeri

Health
Dislokasi Bahu

Dislokasi Bahu

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.