Kompas.com - 24/10/2016, 13:00 WIB
Terung Freshorganic.comTerung
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Banyak orang suka makan terong, tetapi mungkin tak pernah tahu manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Seperti dikutip dari Boldsky.com, terong atau terung ternyata mengandung banyak zat yang berfungsi sebagai antioksidan, seperti asam caffeic, klorogenat, dan nasunin.

Antioksidan merupakan zat yang mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Penelitian menunjukkan, paparan radikal bebas yang terus menerus bisa memicu berbagai penyakit, seperti kanker, jantung, dan kerusakan DNA.

Kandungan nasunin yang bersifat antioksidan dalam terong memiliki fungsi dapat menyehatkan otak. Nasunin melindungi lipid atau lemak di membran otak dari ancaman radikal bebas.

Antioksidan dalam terong juga membantu mencegah stres oksidatif pada sistem kardiovaskular. Itulah mengapa makan terong dapat mengurangi risiko penyakit jantung, termasuk serangan jantung.

Selain kaya antioksidan, sayuran berwarna ungu ini juga tinggi serat. Serat membantu menurunkan kolesterol dan membantu memperlancar alirah darah. Kandungan serat ini baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Serat juga memperbaiki sistem metabolisme tubuh. Sementara itu, kandungan vitamin B di terong berguna untuk meningkatkan energi, baik untuk sistem saraf, dan menjaga keseimbangan hormon.

Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, tak ada salahnya untuk konsumsi terong. Sebab, terong kaya vitamin dan rendah kalori.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Manfaat lainnya, terong ternyata mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk mempertahankan tulang yang kuat, seperti mangan, kalium, dan magnesium.

Bahkan, sejumlah ilmuwan percaya, makan terong dapat membantu mengatasi jenis tertentu dari kanker kulit. Sebab, dalam terong mengandung fitokimia yang disebut BEC5. BEC5 itu dipercaya dapat membantu membunuh sel-sel kanker tanpa merusak sel sehat.

Akan tetapi, perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat makan terong sebagai pembunuh sel kanker tertentu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Psikopat

Psikopat

Penyakit
7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

Health
Midriasis

Midriasis

Penyakit
13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.