Kompas.com - 27/10/2016, 09:05 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Berusaha menurunkan berat badan dengan membatasi atau mengurangi jumlah asupan kalori, ternyata justru dapat menyebabkan nafsu makan meningkat. Dan kejadian ini banyak dialami oleh pelaku diet.

Para peneliti dari National Institutes of Health mengatakan, kalau kondisi tersebut memang benar-benar terjadi.

Untuk mengetahui alasan mengapa pengurangan jumlah asupan makanan berkaitan dengan nafsu makan yang meningkat, peneliti melibatkan lebih dari 150 orang dewasa. Kemudian peserta dipantau jumlah asupan makan mereka, penurunan berat badan, dan selera makan.

Menariknya, orang-orang yang mengubah kebiasaan makan mereka, untuk setiap 1 kilogram penurunan berat badan, mereka akan makan sekitar 100 kalori ekstra per hari.

Implikasinya adalah bahwa semakin banyak Anda kehilangan berat badan, nafsu makan menjadi semakin besar. Terlebih bila Anda menganut pola diet yang melarang Anda memakan makanan favorit dalam waktu lama.

Secara psikologis, secara tidak sadar Anda akan merasa “kehilangan” makanan favorit, sehingga Anda menginginkannya lebih dari sebelum memulai diet.

Selain itu, saat berat badan berkurang, tubuh secara otomatis akan mengurangi jumlah kalori yang ia butuhkan sebagai energi. Artinya, saat berat badan sudah turun, namun Anda kembali mengasup jumlah makanan seperti dulu, maka tubuh akan menyimpannya sebagai lemak. Berat badan pun akan kembali naik.

Jadi, pilihan terbaik untuk mempertahankan bobot tubuh yang sudah turun ialah terus makan dalam jumlah kecil atau sesuai yang dimakan selama diet.

Peneliti menyimpulkan, tubuh manusia memang dirancang untuk menolak penurunan berat badan. Jadi, kadang itu bukanlah kesalahan Anda, jika Anda kehilangan beberapa kilogram berat badan namun dalam waktu singkat berat badan kembali naik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.