Kompas.com - 29/10/2016, 15:20 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Anak yang kegemukan cenderung merasa rendah diri karena besarnya tekanan dari masyarakat terhadap penampilan dan kelangsingan tubuh.

Orangtua yang memiliki anak gemuk seharusnya memiliki cara khusus untuk memberikan perhatian kepada anaknya. Caranya, berbicaralah dengan si kecil secara langsung, terbuka, dan tanpa menghakimi. Nah, berikut ini nasihatnya:

1. Jadilah seorang model bagi anak

Bila ingin mengajak anak untuk memiliki gaya hidup sehat, pastikan diri kita juga menerapkan hal tersebut. Dalam hal ini, contoh nyatanya adalah pastikan gaya hidup Anda sendiri tidak mengarah pada makan berlebihan dan membuat anak jadi tidak aktif.

Misalnya, janganlah memesan kentang goreng jika Anda tidak menginginkan anak memakannya. Jangan pula membeli biskuit atau cokelat jika Anda tidak menginginkan anak mengemil. Mudah, bukan?

2. Buatlah acara makan sebagai suatu akvitas tersendiri

Makan ya makan. Bukannya sambil menonton, mengemudikan kendaraan, atau berjalan ke sana-sini. Nah, jadi pastikan jangan sampai anak kita makan sambil melakukan aktivitas lainnya. Menonton televisi, misalnya. Sebab, hal itu bisa menimbulkan masalah baru nantinya.

Menurut dr Lauren Levine, dokter anak pada Columbia Doctors Midtown di New York City, anak-anak yang makan sambil menonton televisi tidak dapat memperhatikan perasaan kenyang pada dirinya. "Mereka hanya akan makan tanpa berpikir," ujarnya.

3. Batasi waktu menonton televisi hingga bermain komputer

Terdapat beberapa penelitian yang menyatakan adanya hubungan waktu menonton televisi, apalagi digabungkan dengan waktu makan, dengan obesitas. Nah, oleh karena itu, seharusnya kita tidak menaruh televisi dalam kamar tidur anak.

Tak hanya itu, semua anak juga perlu membatasi waktu menonton televisi, bermain video game, dan komputer. Sebab, ketiga hal ini akan membuat anak jadi kurang aktif secara fisik. Kalau sudah tak aktif, tentu peluang naiknya berat badan akan semakin meningkat.

4. Fokus pada sasaran yang positif

Sebagai orangtua kita harus membantu anak memfokuskan pada sasaran yang positif. Misalnya, membantu si kecil untuk fokus bersepeda selama 20 menit tanpa menjadi lelah. Bisa juga mencoba adu lari bersama anak lain pada waktu pendidikan jasmani. (Intisari-online/Ilham Pradipta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Cacingan
Cacingan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.