Kompas.com - 02/11/2016, 20:37 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Penemuan yang dipublikasikan secara online oleh JAMA Pediatrics mengungkap, anak-anak yang bermain smartphone atau tablet sebelum tidur, dua kali lebih mungkin untuk memiliki tidur malam yang buruk.

Para ahli dari King College London melakukan studi yang melibatkan 125.198 remaja dengan usia rata-rata 14,5 tahun. Mereka menemukan, 7 dari 10 anak, setidaknya memainkan satu gadget selama 90 menit sebelum tidur.

Kebiasaan tersebut dinilai berdampak buruk pada tumbuh kembang remaja, sebab peneliti menemukan adanya "hubungan yang erat" antara menggunakan ponsel dan tablet sebelum tidur dengan waktu tidur yang tidak memadai serta kualitas tidur yang buruk.

Tidak mendapatkan cukup tidur pada remaja, dapat meningkatkan risiko obesitas, waktu penyembuhan infeksi atau penyakit yang lebih lama, juga dikaitkan dengan masalah kesehatan mental.

Penulis utama studi, Dr Ben Carter dari King College London, mengatakan, "Penelitian kami menyediakan bukti lebih lanjut tentang efek yang merugikan dari penggunaan gadget sebelum tidur, yaitu dari sisi durasi tidur maupun kualitas.

“Tidur sendiri sering kali dianggap bukan persoalan penting, padahal tidur merupakan bagian penting dari perkembangan anak. Dengan kurangnya tidur, dapat memicu berbagai masalah kesehatan.”

Dengan meningkatnya popularitas gadget sebagai pengganti buku teks, masalah kurang tidur di kalangan anak-anak cenderung lebih banyak dan buruk.

"Temuan kami menunjukkan bahwa pendekatan terpadu yang melibatkan orangtua, guru, dan profesional kesehatan perlu untuk mengurangi akses anak-anak ke perangkat ini dan mendorong kebiasaan tidur yang lebih baik."

Diperkirakan bahwa perangkat media berbasis layar dapat memengaruhi tidur anak-anak melalui berbagai cara, termasuk menunda atau mengganggu waktu tidur, memengaruhi siklus tidur, hingga mengurangi kewaspadaan.

Untuk itu, orangtua diminta untuk membatasi penggunaan gadget pada anak, terlebih saat mendekati waktu tidur. Dengan kata lain, pastikan 90 menit yang dimiliki anak sebelum tidur tidak “tersentuh” oleh gadget.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.