Kompas.com - 10/11/2016, 16:45 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

Diperkirakan antara 15-45 persen orang dengan gangguan ini mengalaminya berulang kali dan bukan sebagai efek samping penyakit gangguan tidur atau penyakit lain. Orang yang mengalami gangguan berulang juga cenderung bermasalah dengan tidur seperti kesulitan tertidur. 

"Anda tak mengalami penyakit ini jika hanya terjadi sekali. Gangguan ini sebenarnya mempengaruhi perilaku pula," kata Sharpless. 

3. Perilaku tidur sehat membantu mencegahnya

Menghindari minum alkohol dan kafein sebelum tidur setiap hari dapat membantu menghindari hal ini. Tip lainnya, tidur miring. Tidur telentang cenderung membuat kelumpuhan lebih serign terjadi. 

4. Carilah bantuan dari dokter, psikiater atau psikolog

 

 
 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.