Menciptakan Sel Otak Baru dengan Aktivitas Fisik Ini

Kompas.com - 29/11/2016, 10:46 WIB
Para pelari dalam lomba lari ultra Lintas Sumbawa 320K, (kiri ke kanan) Andre Mamesah, Alastair MacDonald, dan Lily Suryani, diabadikan sesaat setelah lomba dimulai, Rabu (13/4/2016) sore. ANDRI DONNAL PUTERA/KOMPAS.comPara pelari dalam lomba lari ultra Lintas Sumbawa 320K, (kiri ke kanan) Andre Mamesah, Alastair MacDonald, dan Lily Suryani, diabadikan sesaat setelah lomba dimulai, Rabu (13/4/2016) sore.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Para ahli menemukan bukti kuat bahwa aktivitas fisik bisa membantu menciptakan sel-sel otak yang baru. Ini berarti daya ingat pun lebih baik walau usia terus bertambah.

Sekelompok peneliti dari Universitas Ottawa Kanada mempublikasikan penelitiannya mengenai manfaat aktivitas fisik terhadap otak.

Sebelumnya sudah ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa olahraga memungkinan terjadinya neurogenesis atau perbaikan sel-sel otak dan juga pembentukan sel otak baru.

Karena otak kita terbuat dari jutaan neuron, maka makin banyak neurogenesis berarti indikasi yang baik untuk kesehatan otak. Ini mirip dengan memandang sebuah kota dan melihat ada banyak cranes serta tim konstruksi sedang bekerja membangun gedung.

Manfaat positif olahraga terhadap otak bisa kita dapatkan dengan berbagai cara, misalnya melakukan olahraga baru, akan meningkatkan kemampuan otak untuk memperbaiki sambungan-sambungannya.

Semua jenis olahraga pada dasarnya bermanfaat positif bagi tubuh, tetapi neurogenesis hanya bisa dipicu jika kita melakukan olahraga aerobik dalam jangka waktu tertentu. Tapi, olahraga interval intensitas tinggi seperti dalam cross fit diketahui tidak memberi manfaat serupa dalam hal perbaikan sel otak.

Nah, jenis olahraga aerobik yang diketahui bisa memperbaiki sel otak adalah saat kita mengalami runner's high (perasaan sangat menyenangkan saat berlari).

Runner's high terjadi karena opium alami yang diproduksi tubuh saat olahraga. Zat tersebut berpengaruh kuat pada otak, terutama yang terkait dengan proses emosi. Tubuh kita juga memproduksi anti-depresi alami. Perasaan positif ini berkaitan erat dengan pertumbuhan sel-sel otak yang baru.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X